Imlek 2020, Sriwijaya Air Tambah Penerbangan ke Dua Destinasi Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai Sriwijaya Air menunda sementara penerbangan tujuan Manokwari mulai 30 Juli. Foto: Dok. Sriwijaya Air

    Maskapai Sriwijaya Air menunda sementara penerbangan tujuan Manokwari mulai 30 Juli. Foto: Dok. Sriwijaya Air

    TEMPO.CO, Tangerang - Maskapai penerbangan Sriwijaya Air telah menyiapkan penerbangan ekstra atau extra flight untuk masa angkut Imlek 2020. Vice President Corporate Secretary Sriwijaya Air Adi Willi mengatakan perusahaannya menyiapkan dua penerbangan tambahan untuk mengangkut penumpang ke rute potensial, seperti Jakarta-Pontianak dan Jakarta-Pangkalpinang.

    "Kami siapkan di dua rute yang selalu sibuk selama periode Imlek ke Pangkalpinang dan Pontianak. Tambahan penerbangan itu mulai beroperasi pada 20 Januari," ujar Adi di kantornya, Tangerang, Senin, 20 Januari 2020.

    Adi menerangkan, penambahan penerbangan untuk Jakarta-Pontianak akan berlangsung pada 20 Januari, 23 Januari, dan 24 Januari 2020. Pesawat dengan jadwal tambahan tersebut akan beroperasi pukul 07.00 WIB dengan rute balik pukul 09.20 WIB.

    Sementara itu, pesawat rute Jakarta-Pontianak dengan jadwal reguler beroperasi pukul 16.00 WIB. Sedangkan penerbangan rute balik atau Pontianak-Jakarta dengan jadwal reguler dijadwalkan beroperasi pukul 18.50 WIB.

    Adapun rute tambahan Jakarta-Pangkalpinang akan beroperasi pada Januari dan 22-24 Januari 2020. Jadwal penerbangan untuk rute tersebut dijadwalkan beroperasi pukul 12.00 WIB dengan penerbangan balik pukul 14.05 WIB.

    Seiring dengan penambahan jadwal penerbangan, Sriwijaya Air juga memberikan ekstra tambahan bagasi gratis untuk penumpang. "Kami berikan bagasi gratis menjadi 20 kilogram," ucap Adi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.