Investasi Uni Emirat Arab di RI Cukup Dominan, Begini Kata BKPM

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Kontribusi investasi dari Uni Emirat Arab jauh lebih dominan dibandingkan negara Timur Tengah yang lain. Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Uni Emirat Arab Wisnu Wijaya Soedibjo mengatakan dominasi itu terjadi karena investor UEA cenderung proaktif dalam berinvestasi di Indonesia.

    Tak hanya itu, Wisnu mengatakan bahwa fakta tersebut juga tidak terlepas dari kehadiran perwakilan BKPM di Abu Dhabi. Selain Uni Emirat Arab, Wisnu mengatakan masih terdapat tiga negara yang memiliki potensi besar untuk berinvestasi di Indonesia yaitu Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar.

    Sepanjang Januari hingga September 2019, realisasi investasi dari Uni Emirat Arab tercatat mencapai US$ 68,2 juta. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan negara Timur Tengah lain seperti Turki (US$ 24,82 juta) dan Arab Saudi (US$ 1,83 juta).

    Dari tahun ke tahun, hanya Uni Emirat Arab yang gencar dan cenderung stabil dalam merealisasikan investasi di  Indonesia, sedangkan negara Timur Tengah yang lain masih cenderung fluktuatif. Secara sektoral, penanaman modal Uni Emirat Arab sebagian besar adalah pada sektor tanaman pangan dan perkebunan dengan realisasi mencapai US$ 88,3 juta.

    Kemarin Presiden Joko Widodo atau Jokowi kemarin bersama dengan Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab Mohamed bin Zayed menyaksikan pertukaran 16 kesepakatan antara Indonesia dengan Uni Emirates Arab.

    Keenam belas kesepakatan itu terdiri dari 5 perjanjian kerja sama antara dua pemerintah dan 11 lainnya antara pelaku usaha di dunia negara.

    Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi mengapresiasi kemajuan yang signifikan dalam hubungan kerja sama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. “UEA akan tetap menjadi salah satu mitra penting kerja sama ekonomi Indonesia, terutama di bidang investasi,” katanya, Ahad, 12 Januari 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.