Bandara Halim Banjir, Lion Air Group Batalkan 29 Penerbangan

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang Maskapai Batik Air dan Citilink Indonesia tengah mengantre mengurus pergantian jadwal penerbangan akibat adanya penutupan landasan pacu di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu 1 Januari 2020. Pihak bandara menerbitkan Notam penutupan sementara landasan pacu atau RW close setelah banjir melanda lintasan pesawat di Bandara tersebut pada Rabu pagi. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Penumpang Maskapai Batik Air dan Citilink Indonesia tengah mengantre mengurus pergantian jadwal penerbangan akibat adanya penutupan landasan pacu di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu 1 Januari 2020. Pihak bandara menerbitkan Notam penutupan sementara landasan pacu atau RW close setelah banjir melanda lintasan pesawat di Bandara tersebut pada Rabu pagi. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Adapun  penerbangan Wings Air yang mengalami pembatalan, yaitu:

    1.       Penerbangan IW-1721   Bandung – Jakarta

    2.       Penerbangan IW-1718   Jakarta – Tasikmalaya

    3.       Penerbangan IW-1719   Tasikmalaya – Jakarta

    4.       Penerbangan IW-1720   Jakarta – Bandung

    5.       Penerbangan IW-1723   Bandung – Jakarta

    6.       Penerbangan IW-1722   Jakarta – Bandung

    7.       Penerbangan IW-1951   Bandung – Jakarta

    8.       Penerbangan IW-1950   Jakarta – Bandung

    Berkaitan dengan pembatalan penerbangan itu Danang memastikan Batik Air dan Wings Air sudah menginformasikan kepada penumpang yang terganggu perjalanan udara hari ini. Maskapai juga akan selalu memperbarui informasi sesuai dengan perkembangan terkini.

    Danang mengimbau kepada seluruh penumpang yang mempunyai jadwal penerbangan dengan rute Jakarta Halim Perdanakusuma untuk melaporkan ke petugas layanan di bandar udara (customer services) atau layanan pelanggan (call center) 021-63798000.

    Lion Air Group  juga memfasilitasi  penumpang  yang akan melakukan proses pengembalian dana (refund), perubahan keberangkatan (reroute), perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) sesuai ketentuan dan aturan  berlaku.

    Setiap tamu atau penumpang agar membawa dokumen dan tiket perjalanan (itinerary) yang sesuai. "Kami  mengimbau penumpang  untuk melapor (check-in) lebih awal 120 menit sebelum jadwal keberangkatan di bandar udara,"kata Danang.

    Dia  menambahkan  dengan melapor lebih dulu meminimalisir dampak dari antrean panjang ketika check-in. Sebab  counter check-in Lion Air Group akan ditutup 30 menit sebelum waktu keberangkatan penerbangan domestik.

     AYU CIPTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.