Banjir Terjang Landasan Pacu Bandara Halim, Penumpang Terlantar

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang maskapai Batik Air dan Citilink Indonesia tengah mengantre mengurus pergantian jadwal penerbangan akibat adanya penutupan landasan pacu di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu, 1 Januari 2019. Pihak bandara menerbitkan Notam penutupan sementara landasan pacu atau RW close setelah banjir melanda lintasan pesawat di bandara tersebut pada Rabu pagi.  TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Penumpang maskapai Batik Air dan Citilink Indonesia tengah mengantre mengurus pergantian jadwal penerbangan akibat adanya penutupan landasan pacu di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu, 1 Januari 2019. Pihak bandara menerbitkan Notam penutupan sementara landasan pacu atau RW close setelah banjir melanda lintasan pesawat di bandara tersebut pada Rabu pagi. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Penumpang maskapai penerbangan Batik Air dan Citilink Indonesia terlantar selama beberapa jam pasca banjir menerjang landasan pacu pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu 1 Januari 2020 pagi. Mereka tampak menyemut memenuhi selasar bandara sejak pagi tanpa kepastian jadwal keberangkatan.

    "Saya sudah sejak pukul 08.00 WIB di sini. Semestinya sudah berangkat pagi tadi, tapi sampai sekarang belum dapat pembaruan jadwal," ujar Fitri, 42 tahun, saat ditemui Tempo di kawasan bandara itu, Rabu menjelang sore.

    Semestinya, Fitri akan terbang ke Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, dengan pesawat Citilink. Namun, rencananya terbang ke kampung halaman berantakan setelah operator Bandara Halim Perdanakusuma mengumumkan pembatalan sejumlah penerbangan.

    Di selasar bandara itu, Fitri berdiri di antara sekian ratus orang yang mengantre di depan ruang informasi selama tiga jam. Ia berada di baris antrean tengah; dan di belakangnya masih mengular sekitar 300 meter antrean lagi.

    Fitri dan orang-orang yang mengantre itu tengah berjuang mengurus penukaran jadwal atau pengalihan rute tiket penerbangan. Antrean dibagi menjadi dua baris, yang masing-masing untuk penumpang Citilink dan Batik Air.

    Nasib lebih mujur dirasakan oleh seorang ibu usia 59 tahun asal Yogyakarta. Tak seperti Fitri yang mengantre sendiri, ibu yang tak mau disebutkan namanya itu tak mesti berdiri berlama-lama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.