Besok, Tol Cikampek KM 70 hingga KM 414 Diberlakukan Satu Arah

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraannya saat memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat, 21 Desember 2018. Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik kendaraan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019 yang melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek berlangsung pada Sabtu (22/12/2018), dan ditaksir sekitar 85 ribu kendaraan. ANTARA/Risky Andrianto

    Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraannya saat memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat, 21 Desember 2018. Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik kendaraan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019 yang melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek berlangsung pada Sabtu (22/12/2018), dan ditaksir sekitar 85 ribu kendaraan. ANTARA/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan bersama Korps Lalu Lintas Polri atau Korlantas Polri akan memberlakukan skenario one way atau jalur satu arah di lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek atau Tol Cikampek KM 70 hingga Jalan Tol Kalikangkung KM 414 pada Sabtu, 21 Desember 2019. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi antrean kendaraan pada masa mudik Natal dan tahun baru. 

    “One way akan diberlakukan pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi saat dihubungi Tempo pada Jumat, 20 Desember 2019. 

    Budi Setiyadi memperkirakan puncak mudik akan terjadi pada petang ini. Karena itu, antrean kendaraan lantaran peningkatan volume lalu-lintas di ruas jalan tol dari Jakarta menuju arah timur pun diprediksi terjadi sampai Sabtu.

    Kementerian Perhubungan menghitung, masa mudik Natal dan tahun baru akan berlangsung pada hari ini hingga 24 Desember 2019 mendatang. Sedangkan arus balik sudah mulai terjadi sejak 25 Desember hingga 5 Januari 2020.

    Badan Penelitian dan Pembangunan Kementerian Perhubungan memprediksi, hampir 60 persen pemudik melakoni perjalanan melalui jalur darat. Sebanyak 48 persen diperkirakan menggunakan kendaraan pribadi. Angka itu setara dengan 16,41 juta kendaraan.

    Sedangkan 4 persen lainnya menggunakan sepeda motor dan mobil travel. Adapun 8 persen sisanya memanfaatkan angkutan bus. Dari total pemudik, 51 persen di antaranya diperkirakan akan bergerak ke arah Bandung. 

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.