Modal Awal Pendirian Garuda Tauberes yang Disinggung Erick Thohir

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui media di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa 5 November 2019. Tempo/Dias Prasongko

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui media di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa 5 November 2019. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Laporan keuangan PT Garuda Indonesia Persero Tbk. per 30 September 2019 menyebut modal dasar pembentukan cucu usaha mereka, PT Garuda Tauberes Indonesia, sebesar Rp 8 miliar.

    "Dan modal ditempatkan sebesar Rp 2 miliar," tulis laporan keuangan Garuda Indonesia.

    Nama Garuda Tauberes Indonesia viral setelah disinggung Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir dalam kunjungannya ke kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jumat, 13 November 2019.  “Mohon maaf. Kalau buat saya sih menggelitik, ada cucu perusahaan Garuda Indonesia namanya PT Garuda Tauberes Indonesia, itu ada. Kalau enggak salah coba lihat, ha-ha-ha-ha," ujar dia saat menghandiri pelantikan Ikatan Ahli Ekonomi Islam di Kantor Pusat Direktorat Pajak, Jakarta Selatan, Jumat 13 Desember 2019.

    Dalam laporan keuangan Garuda yang diunggah di situsnya, per 30 September 2019, tercatat aset Garuda Tauberes US$ 133.939 atau sekitar Rp 1,87 miliar. Sedangkan berdasarkan laporan keuangan 30 Juni 2019, aset Garuda Tauberes tercantum US$ 141.895 atau Rp 1,98 miliar. Ada penurunan nilai aset US$ 7.956.

    Berdasarkan laporan keuangan Garuda, Garuda Tauberes didirikan berdasarkan akta No. 4 tanggal 1 April 2019 dari Arry Supratno, SH, notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-0018457.AH.01.01 Tahun 2019 tanggal 8 April 2019.

    Laporan keuangan Garuda juga menyebut ruang lingkup kegiatan usaha Garuda Tauberes adalah menjalankan usaha di bidang pengembangan dan pemrograman aplikasi perdagangan melalui internet (E-commerce).

    Pada 11 September 2019, Garuda Tauberes meluncurkan platform e-commerce bernama Tauberes. Platform ini merupakan aplikasi berbasis digital yang menghubungkan layanan berbasis kargo udara dengan agen pengiriman barang langsung kepada masyarakat.

    Saat itu, Direktur Utama Garuda Tauberes Indonesia Albert Burhan mengatakan layanan lewat Tauberes mengusung konsep smart logistic service yang berbasis kargo udara. Dengan cara ini akurasi waktu, keamanan dan tarif bisa menjadi lebih baik dan kompetitif.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | DIAS PRASONGKO | KODRAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!