Per Akhir November, Penerimaan Pajak 72 Persen dari Target APBN

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Suryo Utomo menyampaikan sambutan dalam acara Tempo Country Contributor Award 2019 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 15 November 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo menyebutkan hingga akhir November tahun ini penerimaan pajak masih berkisar 72 persen dari target APBN 2019.

Sebelumnya, pemerintah mematok target penerimaan pajak hingga akhir 2019 senilai Rp 1.577,5 triliun. Dengan data per akhir bulan lalu itu, artinya jumlah setoran pajak yang harus dipenuhi selama sebulan ke depan sebesar Rp 441,7 triliun.

Dalam pemaparannya di depan parlemen kemarin, Suryo menyebutkan angka per November tersebut sifatnya masih sangat dinamis. Sebab, angka yang sebenarnya akan tampak pada tanggal 31 Desember 2019. "Ditjen Pajak berkomitmen untuk mengoptimalkan penerimaan pajak 2019," kata Suryo dalam rapat kerja dengan Komisi Keuangan dan Perbankan DPR, Rabu, 11 Desember 2019.

Meski begitu, jika menilik kinerja penerimaan pajak beberapa tahun belakangan ini, upaya menggenjot pajak di akhir tahun dikhawatirkan bakal meleset. Sepanjang dua tahun belakangan, penerimaan pajak selama sebulan sebelum tutup tahun berada pada kisaran 15,7 persen - 16,1 persen, angka Rp 441,7 triliun diperkirakan berat tercapai.

Artinya jika menggunakan asumsi tersebut, penerimaan pajak tahun 2019 hanya akan berada pada kisaran 87,7- 88,3 persen. Dengan demikian shortfall penerimaan pajak pada 2019 kemungkinan berada pada kisaran Rp 184,6 triliun - Rp194,1 triliun.

Pemerintah belum lama ini mengakui bahwa shortfall penerimaan pajak tahun 2019 dipastikan membengkak dari outlook APBN 2019 yang ditargetkan senilai Rp 1.437,1 triliun. Lesunya setoran pajak berkorealasi langsung dengan kinerja perekonomian, di mana sektor-sektor yang memiliki kontribusi ke produk domestik bruto paling tinggi mengalami pelambatan.

BISNIS






Pendaftaran Penerima Bantuan Sosial Dibuka, Bisa ke Pemerintah Kota Jakarta Barat

2 jam lalu

Pendaftaran Penerima Bantuan Sosial Dibuka, Bisa ke Pemerintah Kota Jakarta Barat

Jakarta Barat membuka pendaftaran bagi warga yang ingin dapat bantuan sosial dengan mengisi Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

14 jam lalu

Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

Proyeksi defisit APBN ini lebih rendah dari rancangannya yang sebesar 2,85 persen.


Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

16 jam lalu

Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

Sri Mulyani mengatakan Rancangan APBN 2023 akan dibawa ke pembicaraan tingkat II untuk disetujui dalam sidang paripurna.


Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

18 jam lalu

Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

"Di sini (Buton) produksi malah tidak dijalankan, impor (aspal) terus," kata Jokowi dalam tayangan yang disiarkan Sekretariat Presiden.


Ancaman Resesi 2023, Indef Soroti Kebijakan Subdisi BBM

19 jam lalu

Ancaman Resesi 2023, Indef Soroti Kebijakan Subdisi BBM

Kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia berpotensi menimbulkan resesi global.


Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

1 hari lalu

Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

Sri Mulyani mengatakan ada juga 15 kota yang mendapat DID atas kerja keras melawan inflasi.


Sri Mulyani Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto hingga Agustus

1 hari lalu

Sri Mulyani Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto hingga Agustus

Sri Mulyani juga terhitung telah mengumpulkan pajak pinjol Rp 107,25 miliar hingga Agustus--terhitung sejak Mei.


Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.171,8 Triliun, Sri Mulyani: Melampaui Sebelum Pandemi

1 hari lalu

Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.171,8 Triliun, Sri Mulyani: Melampaui Sebelum Pandemi

Sri Mulyani mengatakan capain penerimaan pajak dipengaruhi harga komoditas yang tinggi hingga pulihnya ekonomi.


APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

1 hari lalu

APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

Sri Mulyani menjelaskan, surplus ini disebabkan pendapatan negara yang mencapai Rp 1.764,4 triliun atau naik 49,8 persen.


Sri Mulyani Sebut APBN Surplus Rp 107,4 Triliun di Tengah Guncangan

1 hari lalu

Sri Mulyani Sebut APBN Surplus Rp 107,4 Triliun di Tengah Guncangan

Sri Mulyani mengklaim pemerintah berhasil menjaga keuangan negara tetap surplus hingga bulan lalu.