Uni Eropa Gugat Larangan Ekspor Nikel ke WTO, Luhut Siap Ladeni

Reporter

Editor

Rahma Tri

Dari kanan: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terlihat sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 16 Juli 2019. Rapat ini dipimpin oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan memprotes keras rencana Komisi Eropa, badan eksekutif Uni Eropa, yang bakal menggugat Indonesia ke World Trade Organization (WTO). Gugatan tersebut diajukan sebagai buntut dari kebijakan larangan ekspor bijih nikel oleh Indonesia mulai 1 Januari 2020.

“Ini saya pikir diskriminatif ke negara kita,” kata Luhut dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Desember 2019.

Meski demikian, Luhut tetap mempersilahkan Komisi Eropa melancarkan gugatan ke WTO. Sebelum mengajukan gugatan, Indonesia dan Uni Eropa akan menempuh tahap awal yaitu konsultasi. Indonesia pun bersedia meladeni konsultasi maupun gugatan ke WTO tersebut. "Kami sudah siapkan tim," kata Luhut.

Menurut Luhut, sebenarnya 98 persen dari bijih nikel Indonesia diekspor ke Cina. Sedangkan Eropa hanya mengkonsumsi kurang dari 2 persen dari ekspor nikel Indonesia. Itu sebabnya, Luhut menilai langkah Uni Eropa tersebut keliru.

Sebelumnya, surat pemberitahuan rencana gugatan disampaikan Wakil Tetap atau Duta Besar Uni Eropa kepada Duta Besar Indonesia di di Jenewa, Swiss, pada 22 November 2019. “Uni Eropa akan mengajukan gugatan kepada Indonesia,” kata Wakil Tetap Indonesia untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa, Duta Besar Hasan Kleib, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 28 November 2019.

Gugatan dilayangkan karena Uni Eropa menilai tiga kebijakan Indonesia melanggar sejumlah ketentuan dalam The General Agreement of Tariffs and Trade (GATT), sebuah perjanjian pendahulu dari WTO. Ketiganya yaitu pertama, pembatasan ekspor untuk produk mineral, khususnya nikel, bijih besi, dan kromium yang digunakan sebagai bahan baku industri stainless steel di Uni Eropa. 






Tindak Keras Demonstran Kematian Mahsa Amini, Iran Bakal Dijatuhi Sanksi oleh 6 Negara Uni Eropa

10 jam lalu

Tindak Keras Demonstran Kematian Mahsa Amini, Iran Bakal Dijatuhi Sanksi oleh 6 Negara Uni Eropa

Jerman, Prancis, Denmark, Spanyol, Italia, dan Republik Ceko mengajukan usulan sanksi Uni Eropa terhadap Iran karena menekan unjuk rasa Mahsa Amini


Begini Cara Mengurus Dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

13 jam lalu

Begini Cara Mengurus Dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) adalah dokumen surat pemberitahuan yang wajib dibuat eksportir sebagai tanda bukti jaminan legalitas barang.


Kian Dilirik Pasar Ekspor, Ini Ragam Manfaat Tepung Mocaf

13 jam lalu

Kian Dilirik Pasar Ekspor, Ini Ragam Manfaat Tepung Mocaf

Tepung mocaf adalah tepung yang dibuat dari singkong dengan prinsip modifikasi sel dan fermentasi.


MIND ID Wujudkan Hilirisasi Pengembangan Industri Aluminium dan Nikel

15 jam lalu

MIND ID Wujudkan Hilirisasi Pengembangan Industri Aluminium dan Nikel

Upaya hilirisasi dijalankan melalui kesepakatan kerja sama dengan Arrival Ltd dan penyiapan PT Industri Baterai Indonesia sebagai pelaksana.


Uni Eropa Bakal Rapat untuk Bahas Masalah Energi dan Ukraina

16 jam lalu

Uni Eropa Bakal Rapat untuk Bahas Masalah Energi dan Ukraina

Para pemimpin negara Uni Eropa akan melakukan rapat membahas dukungan untuk Ukraina serta harga energi yang semakin melonjak.


Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

16 jam lalu

Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan capaian pemerintah menekan impor Jagung yang dulunya mencapai 3,5 juta ton jagung setiap tahun.


Mantan Perdana Menteri Boyko Borissov Maju Lagi di Pemilu Bulgaria

17 jam lalu

Mantan Perdana Menteri Boyko Borissov Maju Lagi di Pemilu Bulgaria

Partai GERB milik mantan Perdana Menteri Boyko Borissov maju dalam pemilu hari Minggu kemarin. GERB diprediksi menang tipis


Update Bocor Gas Metan Nord Stream : Bencana Gas Rumah Kaca dan Sabotase

1 hari lalu

Update Bocor Gas Metan Nord Stream : Bencana Gas Rumah Kaca dan Sabotase

Perkiraan terburuknya, kebocoran mencapai 778 juta meter kubik gas yang menyembur dari kedua pipa Nord Stream.


Pemerintah Buat Platform Neraca Komoditas, Apa Fungsinya?

1 hari lalu

Pemerintah Buat Platform Neraca Komoditas, Apa Fungsinya?

Platform data dan informasi neraca komoditas dibuat untuk mendorong penyederhanaan tata niaga.


Resesi Global 2023, Pemerintah Diminta Bisa Pulangkan Devisa Hasil Ekspor di Bank Luar Negeri

1 hari lalu

Resesi Global 2023, Pemerintah Diminta Bisa Pulangkan Devisa Hasil Ekspor di Bank Luar Negeri

Bhima Yudhistira, mencatat beberapa cara untuk meminimalisir dampak ancaman resesi global 2023.