Di Kulon Progo, Petani Produksi Cabai Puluhan Ton per Hari

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Bidang Ekonomi Ombudsman, Ahmad Alamsyah Saragih (kanan) berbincang dengan pedagang cabai saat melakukan sidak harga komoditas pangan di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019. Ombudsman akan memantau terus kondisi dan persedian bahan pokok jelang lebaran tahun ini. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Anggota Bidang Ekonomi Ombudsman, Ahmad Alamsyah Saragih (kanan) berbincang dengan pedagang cabai saat melakukan sidak harga komoditas pangan di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019. Ombudsman akan memantau terus kondisi dan persedian bahan pokok jelang lebaran tahun ini. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Petani lahan pantai di kawasan Pantai Trisik, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mampu menghasilkan cabai 20 ton per hari dan dijual melalui pasar lelang.  

    Ketua Kelompok Tani Sido Dadi Trisik Ngatimin mengatakan total luas lahan garapan petani seluas 120 hektare, dengan luas lahan panen cabai seluas 40 hektare.

    "Produksi rata-rata cabai mencapai 20 ton per hari di pasar lelang. Pada satu musim panen, satu hektare lahan menghasilkan 21 ton cabai," kata Ngatimin di Kulon Progo, Sabtu 7 Desember 2019.

    Ia mengatakan harga cabai di tingkat pasar lelang mencapai Rp15.000 per kilogram atau naik Rp3.000 dari sebelumnya Rp12.000 per kilogram. Harga cabai dapat berubah setiap hari sesuai hasil lelang.

    Cabai hasil panen di lahan pantai yang masuk pasar lelang dijual ke Semarang, Jakarta, Jambi, Palembang. "Kami berharap harga cabai terus naik,” kata Ngatimin

    Ngatimin mengatakan kendala yang saat ini dihadapi kelompok adalah jalan di sekitar lahan pertanian belum bagus atau belum keras, dan akses pemasangan listrik yang susah.

    "Kami berharap Pemkab Kulon Progo membangunkan jalan usaha tani, sehingga ke depan dapat mempermudah akses transportasi petani untuk membawa pupuk hingga mengangkut hasil panen," katanya.

    Bupati Kulon Progo Sutedjo mengatakan fasilitas dari pemerintah tahun 2019 ini yang sudah dilaksanakan dalam rangka meningkatkan produksi dan produktifitas cabai antara lain fasilitas/bantuan saprodi benih, pupuk dan mulsa, seluas 50 hektare untuk cabai keriting dan 20 hektare untuk cabai rawit.

    Ia mengatakan pembangunan jalan produksi hortikultura di beberapa titik, total sepanjang 2.000 meter. Kemudian, pembangunan jaringan irigasi perpompaan dan jaringan irigasi air tanah dangkal, pembangunan bangsal pasca panen cabai dan kelengkapan saran pasar lelang cabai.

    "Kami secara bertahap membangun jalan produksi hortikultura untuk mendukung pertanian," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.