Direksi Selundupkan HD, Komisaris Garuda: Ada Iktikad Tak Baik

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kehadiran pesawat baru Garuda Indonesia seri A330-900 Neo ikut disambut barisan mobil mewah dan motor gede di hanggar GMF, Bandara Soekarno-Hatta pada akhir November 2019. Sumber: Istimewa

    Kehadiran pesawat baru Garuda Indonesia seri A330-900 Neo ikut disambut barisan mobil mewah dan motor gede di hanggar GMF, Bandara Soekarno-Hatta pada akhir November 2019. Sumber: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara Arya Sinulingga mengatakan, Komite Audit Garuda Indonesia melihat ada itikad tidak baik dari pesawat Garuda yang terbang dari Toulouse, Prancis pada 17 November 2019. Pesawat tersebut akhirnya terungkap sebagai alat menyelundupkan sepeda motor Harley Davidson dan sepeda mewah Brompton ke dalam negeri.

    "Komisaris mengatakan bahwa pesawat tersebut langsung menuju hangar GMF tanpa parkir di apron, jadi memang ada iktikad enggak baik untuk menghindari pemeriksaan," kata Arya di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Jakarta, Jumat, 6 Desember 2019.

    Atas dugaan itulah, Arya mengatakan Komisaris Garuda Indonesia meminta Kementerian BUMN untuk mengambil tindakan. "Semua tanda tangan, enggak ada yang enggak tanda tangan."

    Di samping itu, Arya mengatakan, berdasarkan surat dari Komite Audit, ternyata empat direksi Garuda Indonesia yang menumpangi pesawat anyar perseroan, A330 900-Neo, pada 17 November 2019 kala itu belum mengantongi izin dinas. "Jadi keempatnya enggak mendapat izin dinas dari Kementerian BUMN," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!