Gandeng Investor Korea, Indonesia Ingin Kembangkan Mobil Terbang

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berbincang dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat mengunjungi pabrik Hyundai Motor Company (HMC) di Kota Ulsan, Korea Selatan, Selasa, 26 November 2019. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Jokowi berbincang dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat mengunjungi pabrik Hyundai Motor Company (HMC) di Kota Ulsan, Korea Selatan, Selasa, 26 November 2019. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan telah membahas soal pengembangan industri otomotif Tanah Air dengan investor dari Korea Selatan. Salah satu yang dibahas adalah soal private air vehicle alias sejenis mobil terbang.

    "Jadi private air vehicle atau autonomous vehicle tapi basisnya terbang, bukan lagi di darat. Karena, bagi Indonesia yang model terbang itu bisa menjadi prototype," ujar Airlangga di Ballroom Ritz Carlton, Jakarta, Kamis, 28 November 2019. Ia mengatakan kendaraan terbang itu adalah salah satu solusi bagi Indonesia di masa depan.

    Teknologi mobil terbang semacam itu, ujar Airlangga, telah berkembang di Eropa dalam bentuk drone. Kendaraan berbasis udara, menurut dia, bisa diterapkan di Indonesia yang adalah negara kepulauan. Saat ini, perusahaan yang tengah mengembangkan private air vehicle adalah Hyundai.

    "Ini bisa jadi prototype kendaraan ke depan karena otonomus vehicle di darat ini kalau untuk Indonesia agak kurang cocok," tutur Airlangga.

    Mantan Menteri Perindustrian itu menyadari wacana mobil terbang itu mungkin baru bisa diwujudkan di masa depan. Namun gagasan itu bisa menjadi pintu bagi pengembangan teknologi ke depannya. "Nanti bisa untuk barang, jasa, dan pengembangan teknologi seperti drone," ujarnya.

    Airlangga mengatakan pengembangan-pengembangan semacam itu diharapkan bisa dilakukan seiring dengan masuknya sejumlah investor otomotif ke Tanah Air. Yang teranyar adalah investasi dari Hyundai untuk pengembangan mobil listrik, di samping juga Toyota yang sudah berkomitmen berinvestasi US$ 2 juta di bidang yang sama pada 2022. 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.