Ridwan Kamil: Ciputra Adalah Sosok Teladan di Dunia Arsitektur

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ir Ciputra. TEMPO/Nurdiansah

    Ir Ciputra. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan duka cita atas meninggalnya Dr. Ir Ciputra. “Saya sangat berduka. Turut berduka cita atas berpulangnya Pak Ciputra,” kata dia di Bandung, Rabu, 27 November 2019.

    Ridwan Kamil mengatakan, Ciputra baginya merupakan teladan. “Beliau adalah sosok teladan buat dunia arsitektur, dunia real estate, yang membawa terobosan-terobosan yang luar biasa,” kata dia.

    Ridwan Kamil berharap banyak anak muda yang mengikuti jejak Ciputra. “Mudah-mudahan banyak anak-anak muda bisa terinspirasi untuk membangun Indonesia lewat properti dengan pola-pola pikir Pak Ci,” kata dia.

    Ridwan Kamil mengaku, pada awal tahun ini terakhir bertemu dengan Ciputra. “Saya terakhir ketemu di awal tahun, di ajak tur oleh Beliau langsung ke galeri karya-karya seninya waktu di Jakarta,” kata dia.

    Ridwan Kamil mengaku, banyak proyek properti Ciputra yang digarapnya. ”Ratusan,” kata dia.

    Taipan properti Dr. Ir Ciputra meninggal pada Rabu dini hari 27 November 2019. Pengusaha properti sekaligus salah satu pendiri Majalah Tempo tersebut wafat pada usia 88 tahun. Jenazah Ciputra rencananya disemayamkan di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu malam, 27 November 2019.

    Chairman dan Founder Ciputra Group itu meninggal dunia di Singapura pada 27 November 2019 pukul 01.05 waktu setempat. Kabar kematian itu dikonfirmasi oleh Direktur Ciputra Development, Tulus Santoso. Menurut dia, jadwal pemakaman Ciputra akan diberitahukan lebih lanjut setelah jenasah tiba di Jakarta.

    "Kami mengucapkan turut berduka cita yang mendalam dan mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi kedukaan ini," ujar Tulus.

    Pendiri Tempo, Goenawan Moehammad menyampaikan duka cita atas kepergian Ciputra. "Kami sekeluarga besar Tempo mengucapkan turut berduka yang mendalam dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi kedukaan ini," ujar pria yang akrab disapa GM tersebut, pada Rabu, 27 November 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.