Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kemenperin: Impor Kentang Segar Alami Penurunan

image-gnews
Syarif Husen menunjukkan kentang yang menggunakan benih unggulan yang dihasilkannya. dok. Humas UMM
Syarif Husen menunjukkan kentang yang menggunakan benih unggulan yang dihasilkannya. dok. Humas UMM
Iklan
 
Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Stefanus Indrayana mengatakan potensi pertumbuhan industri makanan olahan beku mengalami kenaikan, termasuk untuk olahan kentang beku. Menurut dia, potensi tersebut didorong oleh perubahan gaya hidup masyarakat dan keinginan diversifikasi sumber karbohidrat dalam sajian makanannya. 
 
"Saya rasa tren akan naik karena gaya hidup. Masyarakat kita sudah mulai terekspos juga akan hal ini, ditambah banyaknya restoran cepat saji," ujar Stefanus kepada Tempo, kemarin. 
 
Secara umum, Stafanus berujar makanan olahan beku lazim digunakan untuk memperpanjang masa simpan agar makanan tersebut tetap segar pada saat sampai ke konsumen. Menurut dia, perkembangan tersebut terus meningkat karena didorong daya beli dan tingkat urbanisasi yang terus tumbuh. Hal ini juga mendorong pertumbuhan ritel dengan rantai dingin yang menjadi penyedia ataupun pemasok makanan olahan beku. 
 
"Meski kontribusi makanan beku terhadap industri makanan dan minuman masih di bawah 10 persen, saya yakin bisnis akan terus tumbuh seiring berkembang bisnis hoteka, yaitu hotel, restoran dan katering," kata dia. 
Iklan

Berita Selanjutnya

KentangImporKemenperin

Artikel Terkait


Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Furnitur Indonesia Catatkan Transaksi Rp 99,46 Miliar di Pameran INDEX Dubai 2024

9 jam lalu

Pameran furnitur. TEMPO/Seto Wardhana
Furnitur Indonesia Catatkan Transaksi Rp 99,46 Miliar di Pameran INDEX Dubai 2024

Furnitur Indonesia catat transaksi sebesar US$ 6,11 juta atau senilai Rp 99,46 miliar selama tiga hari pameran internasional INDEX 2024. Naik 454 persen dari tahun lalu.


Asosiasi Tekstil dan Alas Kaki Minta Pemerintah Berlakukan Lagi Lartas Produk Impor Tekstil

2 hari lalu

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Asosiasi Produsen Benang dan Serat Filamen Indonesia (APSYFI), dan sejumlah asosiasi lainnya menggelar konferensi pers di Graha Surveyor Indonesia, Senin, 18 Maret 2024. Konferensi pers itu ditujukan untuk merespons kebijakan pemerintah soal impor yang tertuang dalam Permendag Nomor 3 Tahun 2024 yang memperbarui Permendag Nomor 36 Tahun 2023. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Asosiasi Tekstil dan Alas Kaki Minta Pemerintah Berlakukan Lagi Lartas Produk Impor Tekstil

API dan Gabungan Pengusaha Industri Alas Kaki Nusantara mengusulkan supaya pemerintah kembali menerapkan larangan dan pembatasan (lartas) produk impor


DPR Kritik Impor Bahan Makanan dari Thailand untuk Jemaah Haji Indonesia

4 hari lalu

Petugas Tim Pengawasan Sanitasi dan Makanan Kementerian Kesehatan memeriksa kualitas makanan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. (ANTARA/HO-Kemenkes/bl).
DPR Kritik Impor Bahan Makanan dari Thailand untuk Jemaah Haji Indonesia

Impor bahan makanan dari Thailand dan Vietnam menandakan kurangnya upaya pemerintah dalam mendukung produktivitas petani Indonesia.


PT Antam Diduga Pernah Hindari Pajak Impor Emas yang Didatangkan dari Hong Kong Melalui Singapura, Begini Modusnya

9 hari lalu

Dua dari empat tersangka korupsi tata niaga emas PT Antam menggunakan rompi tahanan keluar dari ruang pemeriksaan Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (29/5/2024). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
PT Antam Diduga Pernah Hindari Pajak Impor Emas yang Didatangkan dari Hong Kong Melalui Singapura, Begini Modusnya

PT Antam diduga pernah memasukkan emas ke Indonesia dengan cara mengubah kode HS.


Selain Emas 'Aspal', PT Antam Diduga Pernah Ubah Kode Impor Emas yang Berpotensi Rugikan Negara Rp 2,9 Triliun

9 hari lalu

Emas fine gold Antam. Foto: logammulia.com.
Selain Emas 'Aspal', PT Antam Diduga Pernah Ubah Kode Impor Emas yang Berpotensi Rugikan Negara Rp 2,9 Triliun

PT Antam diduga pernah terlibat dalam penyelewengan importasi emas batangan di Bea Cukai Soekarno-Hatta


Bea Cukai Klaim Telah Bebaskan 95 Persen dari 26.514 Kontainer Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

9 hari lalu

Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung, Priok, Jakarta, Senin, 15 Januari 2024. Namun nilai ekspor mengalami penurunan secara tahunan. Tempo/Tony Hartawan
Bea Cukai Klaim Telah Bebaskan 95 Persen dari 26.514 Kontainer Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Ditjen Bea Cukai mengklaim telah mengeluarkan 95 persen dari 26.514 kontainer yang tertahan di pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak.


Produsen Sepatu Bocorocco Dominan Pakai Bahan baku Lokal, tak Terimbas Penahanan Barang di Pelabuhan

11 hari lalu

Owner sepatu kulit Bocorocco, Ridwan Saidbun (tengah) menggelar soft launching  bisnis multi level marketing (MLM) Bocorocco entrepreneur di Mall Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan pada Sabtu, 1 Juni 2024. TEMPO/ Desty Luthfiani.
Produsen Sepatu Bocorocco Dominan Pakai Bahan baku Lokal, tak Terimbas Penahanan Barang di Pelabuhan

Produsen sepatu kulit Bacorocco menyetujui soal perubahan Peraturan Menteri Nomor 8 Tahun 2024 soal kebijakan dan pengaturan izin impor di mana ada beberapa komoditas barang dibebaskan dari pertimbangan teknis.


Kemendag Sebut Bahan Peledak Impor yang Tertahan di Pelabuhan Sudah Ditangani Bea Cukai

13 hari lalu

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Budi Santoso usai memberikan keterangan pers di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Minggu, 19 Mei 2024. Tujuh komoditas yang tak lagi diperlukan pertimbangan teknis (pertek) dari Kementerian Perindustrian yaitu, barang elektronik, obat tradisional dan suplemen kesehatan, kosmetik dan perbekalan rumah tangga, alas kaki, pakaian jadi dan aksesori pakaian jadi, tas, dan katup. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kemendag Sebut Bahan Peledak Impor yang Tertahan di Pelabuhan Sudah Ditangani Bea Cukai

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag menyebut bahan peledak impor milik PT Pindad Persero sudah ditangani Bea Cukai


Mendag Sebut Ada Bahan Peledak yang Tertahan di Pelabuhan karena Pertek

13 hari lalu

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama delapan puluh kedua DPD dan sekertaris PAN se-Indonesia usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 10 Mei 2024. Zulhas membantah pertemuan dengan presiden terkait permintaan jatah kursi menteri. TEMPO/Subekti.
Mendag Sebut Ada Bahan Peledak yang Tertahan di Pelabuhan karena Pertek

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyebut ada impor bahan peledak yang tertahan di pelabuhan.


Zulhas soal Revisi Permendag Impor Masih Dikeluhkan: Sudah Sulit Diubah

16 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas usai melakukan kunjungan kerja ke area Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin, 6 Mei 2024. Tempo/Novali Panji
Zulhas soal Revisi Permendag Impor Masih Dikeluhkan: Sudah Sulit Diubah

Revisi Permendag tentang tata kelola impor yang masih dikeluhkan pengusaha. Zulhas mengatakan revisi sudah sulit diubah.