Ingin Melantai di Bursa, Tokopedia Cari Tambahan Dana US$ 1,5 M

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tokopedia Salam (tokopedia.com)

    Tokopedia Salam (tokopedia.com)

    TEMPO.CO, Bandung - Maketplace yang didukung secara finansial oleh SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group Holding Ltd., Tokopedia, tengah mengumpulkan dana senilai US$1,5 miliar. Suntikan dana itu mereka butuhkan sebelum mengambil langkah untuk melantai ke bursa.

    Dikutip dari Bloomberg, beberapa perusahaan berbasis internet asal AS berminat untuk menyuntikan dana mereka ke e-commerce Tokopedia ini. Jumlahnya disebut sebesar US$1 miliar hingga US$1,5 miliar pada kuartal pertama tahun 2020.

    CEO Tokopedia William Tanuwijaya berharap perusahaannya mendapatkan investor baru. Selanjutnya, setelah melantai di bursa dengan IPO, maka akan mendorong entitasnya ke kancah internasional. 

    Meski demikian, William enggan mengungkapkan kapan pelaksanaan IPO perusahaan. Ia menyebut keputusan IPO masih akan menunggu kelanjutan perang dagang Cina vs AS.

    Menurut William, di tengah pelambatan ekonomi global dan perang dagang yang tak kunjung reda, Tokopedia masih mengalami booming penjualan di Tanah Air. Perusahaan yang berbasis di Jakarta ini memperkirakan nilai barang yang dijajakannya tumbuh tiga kali lipat mencapai US$16 miliar pada 2019.

    Dengan demikian, Wiliam optimistis, pertumbuhan penjualan Tokopedia akan semakin cepat. Dari data yang disajikan Google, Temasek Holdings Pte dan Bain & Co., nilai pasar dagang elektronik Indonesia diproyeksikan mencapai US$21 miliar tahun ini dan akan terus tumbuh hingga US$82 miliar pada 2025. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!