Pelindo II: Holding Pelabuhan Akan Terwujud pada 2020

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran kebudayaan Indonesia,Pelindo tutup rangkaian 13th APA SPORT MEET 2019.

    Pameran kebudayaan Indonesia,Pelindo tutup rangkaian 13th APA SPORT MEET 2019.

    Tempo.Co, Jakarta - Direktur Utama PT Pelindo II Persero Elvyn G. Masassya mengatakan program holding pelabuhan untuk Pelindo I hingga IV bakal terealisasi pada 2020. Saat ini, Pelindo bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN sedang melakukan kajian terhadap kebijakan tersebut.

    "Saya sedang diskusikan secara mendalam dengan Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) dan Wakil Menteri BUMN tentang konsep holding yang paling pas," ujarnya di kantor Kementerian BUMN, Rabu, 20 November 2019.

    Kajian ini ditargetkan kelar dalam enam bulan mendatang. Sedangkan realisasi holding membutuhkan waktu satu tahun persiapan. Elvyn menjelaskan, dalam prosesnya, Pelindo II ditugasi menjadi pemimpin untuk mengeksekusi kebijakan holding.

    Namun, ia belum dapat memastikan kemungkinan Pelindo II bakal menjadi induk usaha seumpama holding itu terwujud. Menurit Elvyn, Kementerian BUMN dan entitasnya sedang menyusun pola holding yang tepat.

    "Pola-pola holding masih akan dibahas lebih detail, tapi sudah mulai mengerucut holding ini arahnya akan ke holding pelabuhan," ujarnya.

    Setelah holding terealisasi, Elvyn berharap pengelolaan pelabuhan akan lebih efisien.
    Pelabuhan di seluruh Indonesia pun bakal memiliki standar yang seragam. Kendati begitu, ia tak menampik Kementerian BUMN bakal membentuk cabang-cabang pelabuhan berdasarkan wilayahnya seumpama holding sudah terbangun.

    Untuk melancarkan kebijakan holding, Elvyn menyatakan pihaknya perlu merembuk bersama pihak-pihak terkait. Namun, ia memastikan langkah ini telah memperoleh restu dari seluruh pemimpin Pelindo.

    Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, memastikan program holding pelabuhan bakal terealisasi. Holding di sektor ini dianggap paling siap diwujudkan dalam waktu dekat.

    "Yang sudah positif adalah holding pelabuhan. Namun kami masih melihat apakah nanti fungsi Pelindo ini disatukan, lalu apakah akan dibuat per lokasi. Kami belum tahu," katanya di kantor BUMN, Jakarta Pusat, Rabu pagi.

    Untuk memuluskan holding pelabuhan itu, Kementerian BUMN sebelumnya menunjuk bekas Deputi Infrastruktur Bidang Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal sebagai Wakil Direktur Pelindo II. Pengalamannya selama menjadi eselon I di Kementerian BUMN pun digadang-gadang mampu membantu entitas menyiapkan holding BUMN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.