Wakil Prabowo Sambangi BUMN, Erick: Bahas Isu Industri Strategis

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memegang sebuah senjata laras panjang saat mengunjungi PT Pindad, di Bandung, Jawa Barat, Rabu, 6 November 2019. Kunjungan Prabowo yang didampingi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono ini sebagai upaya kemajuan industri pertahanan tanah air. Foto: Kemenhan

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memegang sebuah senjata laras panjang saat mengunjungi PT Pindad, di Bandung, Jawa Barat, Rabu, 6 November 2019. Kunjungan Prabowo yang didampingi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono ini sebagai upaya kemajuan industri pertahanan tanah air. Foto: Kemenhan

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Trenggono  tampak menyambangi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta Pusat pada Senin petang, 18 November 2019. Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, wakil Prabowo tersebut datang ke kantor BUMN untuk mendiskusikan isu di kedua kementerian terkait perseroan yang membidangi pertahanan serta sektor lainnya.

    "Wamenhan hadir di BUMN untuk membicarakan issue industri strategis terkait dua kementerian, PINDAD, PT PAL, dan lain-lain," kata Erick Thohir melalui pernyataan tertulis, Senin malam.

    Wahyu terlihat menyambangi kantor BUMN  sekitar pukul 18.20 WIB menumpangi mobil warna hitam pabrikan Jepang. Ia telihat sangat terburu-buru saat memasuki pintu otomatis lobi BUMN.

    Saat ditanya pewarta, ia hanya mengatakan ingin bertemu dengan sahabatnya. "Ketemu sahabat saja," ujar Wahyu yang hadir ke BUMN menggunakan pakaian batik necis dengan sepatu hitam yang senada dengan celana panjangnya.

    Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pertemuan Wamenhan dengan Erick Tohir akan membahas mengenai sejumlah BUMN yang bergerak di sektor industri pertahanan. "Yang pasti kalau Wamenhan ke sini pasti bicara industri pertahanan, seperti Pindad dan lain-lain," ungkap dia.

    Arya menuturkan, tidak menutup kemungkinan keduanya akan membahas mengenai rencana penguatan BUMN di sektor industri pertahanan. "Bisa jadi, apalagi Pak Menhan (Prabowo Subianto) sangat concern sama industri pertahanan," tuturnya.

    EKO WAHYUDI l CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.