Tak Mau Dibobol Peretas, Ini Tips Amankan Rekening Digital

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Skimming Kartu Kredit. naplesnews.com

    Ilustrasi Skimming Kartu Kredit. naplesnews.com

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Head of Digital Banking Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Irwan S. Tisnabudi mengatakan, saat ini kejahatan perbankan berupa peretasan rekening nasabah sering terjadi. Umumnya, pelaku mengambil alih akun nasabah lalu menyomot data-data pribadi.

    Untuk mengantisipasi serangan peretas, Irwan membagikan sejumlah tips agar nasabah aman melakukan transaksi perbankan secara digital. Tips itu ia bagikan dalam acara edukasi Jenius dan Bibli.com tentang keamanan bertransaksi digital pada 8-9 November 2019.

    Jenius merupakan aplikasi layanan perbankan digital yang dimiliki Bank BTPN. Adapun, Bibli.com merupakan salah satu situs e-commerce.

    Menurut Irwan, sejumlah tips mendasar agar aman bertransaksi di antaranya menggunakan email dan password berbeda untuk masing-masing kebutuhan. Mengganti personal identification number  dan password akun secara berkala penting sebagai pertahanan terhadap serangan peretas.

    Nasabah juga diharapkan tidak membagikan data pribadi dan data kartu layanan digital kepada orang lain maupun di media sosial. Nasabah mengatur PIN yang berbeda untuk setiap kartu debit, serta menjaga kerahasiaan one-time password. “Perbankan tidak pernah menanyakan data kartu atau rekening nasabah karena itu data-data yang sifatnya rahasia,” kata Irwan.

    Selain itu, nasabah harus memperhatikan notifikasi setelah menggunakan aplikasi layanan perbankan, mengatur limit transaksi, dan mewaspadai aktivitas transaksi ketika offline maupun online. Untuk keamanan data, jangan pernah membagikan kartu debit kepada siapapun. Hal penting lainnya adalah membatasi penggunaan wifi umum dan VPN atau koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lainnya secara pribadi melalui jaringan internet.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.