Sutet Terganggu, Listrik Padam di Sebagian Jakarta dan Bekasi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pramuniaga merapihkan susunan sepatu di kawasan Pasar Baru yang mengalami pemadaman listrik, Jakarta, Senin, 5 Agustus 2019. Gangguan kelistrikan yang terjadi sejak kemarin belum sepenuhnya pulih hingga hari ini, PT PLN (Persero) menyatakan pemadaman bergilir masih akan berlangsung hingga sore nanti karena masih terganggunya sistem pendistribusian listrik. ANTARA

    Seorang pramuniaga merapihkan susunan sepatu di kawasan Pasar Baru yang mengalami pemadaman listrik, Jakarta, Senin, 5 Agustus 2019. Gangguan kelistrikan yang terjadi sejak kemarin belum sepenuhnya pulih hingga hari ini, PT PLN (Persero) menyatakan pemadaman bergilir masih akan berlangsung hingga sore nanti karena masih terganggunya sistem pendistribusian listrik. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah wilayah  Bekasi dan daerah Jakarta Timur mengalami pemadaman listrik pada malam hari ini. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN meminta maaf kepada seluruh pengguna layanan yang merasa terganggu atas mati listrik sedang berlangsung.

    "PLN mohon maaf atas padamnya aliran listrik yang dialami oleh sebagian pelanggan yang dilayani oleh Gardu Induk Jatirangon , Bekasi, Pondok Kelapa dan Duren Tiga pada hari Sabtu, 2 November 2019 sekitar pukul 19.02 WIB hingga saat ini," kata Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah, melalui keterangan tertulis, Sabtu petang, 2  November 2019.

    Dwi menjelaskan, penyebab mati listrik itu adalah adanya gangguan pada Saluran Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kilovolt pada sepanjang jalur Bekasi - Cawang, Cawang- Muara Tawar dan Cibinong - Bekasi. PLN lalu mengecek dan melakukan perbaikan untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan pada wilayah tersebut.

    Saat ini, kata Dwi, pelanggan pada wilayah Cawang, Jakarta Timur sudah kembali normal. PLN berjanji akan terus memperbaharui informasi terkait perkembangan proses pemulihan kendala kelistrikan tersebut.

    Sementara itu para warganet yang mengaku tinggal di wilayah Kota Tangerang, Banten juga mengaku mengalami mati listrik berkepanjangan sehingga mereka berusaha menyampaikan keluhannya kepada akun media sosial Twitter resmi milik perusahaan setrum plat merah yakni @pln_123.

    "@pln_123 Min wilayah kotabumi pasar kemis kabupatrn tangerang gelap dari kenapa yaa..mohon responnya," tulis @yovieapriansyah, pukul 21.56 WIB, Sabtu malam, 2 November 2019.

    Kemudian ada juga yang mengeluhkan sudah mengalami padam listrik hingga empat jam lamanya dan belum kembali normal hingga kini. "Tolong dong @pln_123 untuk wilayah kutabumi, tangerang segera di nyalakan dong, dari jam 4 mati lampu. Saya punya anak kecil, nangis aja gerah, tanpa pemberitahuan," kata @emmazokta1, pada pukul 22.00 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.