Awal Perdagangan, IHSG Menguat Didorong Enam Sektor Menghijau

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan melintas di depan layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Karyawan melintas di depan layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Selasa 29 Oktober 2019. 

    Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,04 persen atau 2,37 poin ke level 6.267,75 pada pukul 09.13 WIB dari level penutupan sebelumnya.

    Pada perdagangan Senin kemarin 28 Oktober 2019, IHSG ditutup rebound dengan penguatan 0,21 persen atau 13,04 poin ke level 6.265,38.

    Di awal perdagangan, indeks dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,04 persen atau 2,3 poin ke level 6.267,68. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.263,35-6.278,36.

    Enam dari sembilan sektor terpantau bergerak positif, dipimpin oleh sektor tambang yang menguat 0,66 persen dan aneka industri yang menguat 0,54 persen. Tiga sektor lainnya melemah, didorong sektor barang konsumsi yang melemah 0,4 persen.

    Sebanyak 133 saham menguat, 64 saham melemah, dan 462 saham stagnan dari 659 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

    Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Vale Indonesia Tbk. (VALE) yang masing-masing menguat 1,79 persen dan 4,79 persen menjadi penopang utama atas pergerakan IHSG.

    Di sisi lain, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) yang masing-masing melemah 0,47 persen dan 1,5 persen menahan penguatan IHSG lebih lanjut.

    Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG mempertahankan penguatan hari ini, pasca ditutup menguat 0 21 persen di level 6.265 38 pada 28 Oktober 2019.

    Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

    Menurutnya, support pertama maupun kedua IHSG memiliki range pada 6.224.42 hingga 6.207,49. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.313,25 hingga 6.342,61.

    Mayoritas indeks saham lainnya di kawasan Asia juga turut menguat hari ini, di antaranya indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang yang naik 0,89 persen dan 0,46 persen, sedangkan indeks Kospi menguat 0,05 persen.

    Di China, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 masing-masing melemah 0,4 persen dan 0,1 persen, sedangkan indeks Hang Seng melemah 0,08 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.