Blue Bird Kembangkan Sistem Pelacak Permintaan Taksi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo (kanan) dan Director of Airport Services & Facility PT Angkasa Pura II (kedua kanan) menyapa penumpang taksi listrik usai peresmian di Terminal 3 Bandara Soekarno, Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 29 Mei 2019. Rencananya, Bluebird dapat mengoperasikan sebanyak 200 mobil listrik hingga 2020 mendatang. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo (kanan) dan Director of Airport Services & Facility PT Angkasa Pura II (kedua kanan) menyapa penumpang taksi listrik usai peresmian di Terminal 3 Bandara Soekarno, Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 29 Mei 2019. Rencananya, Bluebird dapat mengoperasikan sebanyak 200 mobil listrik hingga 2020 mendatang. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Jakarta - Blue Bird sedang mengembangkan sistem pelacak agar pengemudi taksi mendapatkan rekomendasi tempat dengan permintaan yang tinggi.

    "Akan keluar dalam waktu dekat, akhir tahun ini atau awal tahun depan," kata Chief Information Officer Blue Bird, Andeka Putra, saat di acara IBM Partner Solutions Summit 2019 di Jakarta, Selasa, 22 Oktober 2019.

    Blue Bird menggunakan machine learning untuk membuat sistem pemandu bagi pengemudi taksi. Sistem dan aplikasi bagi pengemudi Blue Brid akan diperbarui dengan fitur yang menampilkan rekomendasi di daerah mana pengemudi berpotensi mendapatkan penumpang.

    Blue Bird menggunakan data internal dari mereka, yang digabungkan dengan data dari solusi yang ditawarkan IBM serta hasil penelusuran perusahaan tersebut di media sosial untuk menemukan lokasi dengan permintaan transportasi tinggi.

    Data yang diperlukan untuk mencari rekomendasi tempat permintaan taksi tinggi antara lain adalah data internal Blue Bird berdasarkan pergerakan GPS hingga data eksternal laporan cuaca dan informasi mengenai acara di lokasi tertentu.

    Pengemudi dapat mengecek rekomendasi tempat dengan permintaan taksi tinggi melalui aplikasi Blue Bird khusus pengemudi.

    Andeka memperkirakan pendapatan pengemudi taksi dapat meningkat hingga 14 persen setelah mereka mengaplikasikan teknologi ini di sistem mereka. Sementara bagi perusahaan, pendapatan diproyeksikan akan naik sekitar 6,7 persen.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.