Jokowi Berencana Pangkas Eselon, Respons Bappenas?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • gedung bappenas setkab.go.id

    gedung bappenas setkab.go.id

    TEMPO.CO, JakartaDeputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional alias Bappenas Slamet Soedarsono optimistis rencana Presiden Joko Widodo atau Jokowi memangkas lapisan eselon di pemerintahannya bisa diterima oleh para birokrat.

    "Saya kira birokrat itu nanti akan memahami dengan penjelasan-penjelasan latar belakang, kenapa ini akan dibuat seperti itu dengan disampaikan manfaatnya. Karena sesungguhnya jabatan itu jalurnya dua yaitu struktural dan fungsional," ujar Slamet di Kantor Kementerian PPN atau Bappenas, Jakarta. Senin, 21 Oktober 2019.

    Ia mengatakan jabatan fungsional semakin ke sini akan semakin besar perannya. Dengan kompetensi dasar kepada profesi dan spesialisasi, pejabat fungsional itu akan melengkapi fungsi birokrasi.

    "Jadi selain struktural yang pengambilan keputusan, secara telaah-telaah analisis akan dilengkapi jabatan fungsional," tutur Slamet. "Untuk eksis di birokrasi bukan hanya di jalur struktural, tapi juga jalur fungsional juga akan bisa menjadi media eksistensi dirinya dia menyampaikan pikiran-pikiran terbaik untuk sektor dan lembaganya."

    Sebenarnya, kata Slamet, perampingan-perampingan struktur seperti itu sudah dilakukan di periode pertama Jokowi. Hanya saja, sebelumnya, skala kebijakan tersebut tidak terlalu besar sehingga kurang diekspos.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.