Kasus Upah Lufthansa, Pramugari Jerman Ancam Mogok Kerja

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Lufthansa. REUTERS/Phil Noble

    Pesawat Lufthansa. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta - Serikat pramugari Jerman (UFO) akan menggelar mogok kerja selama lima jam pada hari Minggu terhadap maskapai Jerman Lufthansa.

    Dalam pernyataan lewat pesan video yang disampaikan wakil kepala UFO Daniel Flohr pada hari Senin, 14 Oktober 2019, pemogokan tersebut berkaitan dengan perselisihan yang meningkat tentang upah pekerja.

    “Para pramugari dan kru kabin di Frankfurt dan Munich juga diminta untuk ikut ambil bagian dalam pemogokan tersebut yang dijadwalkan mulai pukul 06.00 – 11.00 waktu setempat,” demikian disampaikan seperti dikutip Reuters, Senin, 14 Oktober 2019.

    Lufthansa menyebutkan pemogokan tersebut ilegal dan mengatakan akan mencoba menawarkan jadwal penerbangan lengkapnya.

    Menghadapi tekanan dari sisi profitabilitas dan membuat sejumlah maskapai kecil bangkrut, maskapai terbesar di Jerman tersebut mulai awal 2019 melakukan pemangkasan biaya-biaya demi mengatasi persaingan harga yang keras dan harga bahan bakar yang tinggi.

    Dia mengatakan UFO menuntut maskapai penerbangan Lufthansa menaikkan gaji sekitar 1,8 persen periode setengah tahun. Selain dengan Lufthansa, UFO juga tengah menyelesaikan konflik dengan maskapai penerbangan dari Jerman lainnya terkait beberapa tuntutan kru kabin seperti pembayaran gaji, pekerjaan paruh waktu dan rencana pensiun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.