Kemenhub Kucurkan Dana Rp 200 M untuk Bandara Letung di Anambas

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti menjelaskan pertemuan Dirjen Perhubungan Udara, Airnav, dan tim Badan Pemenangan Nasional soal pesawat calon presiden Prabowo Subianto yang batal terbang di Bandara Halim Perdanakusuma Senin, 1 April lalu. Polana memberi penjelasannya di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat, 5 April 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti menjelaskan pertemuan Dirjen Perhubungan Udara, Airnav, dan tim Badan Pemenangan Nasional soal pesawat calon presiden Prabowo Subianto yang batal terbang di Bandara Halim Perdanakusuma Senin, 1 April lalu. Polana memberi penjelasannya di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat, 5 April 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Anambas - Kementerian Perhubungan  menginvestasikan hingga Rp 200 miliar untuk membangun Bandara Letung di salah satu pulau paling utara di Indonesia, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti menuturkan, investasi dilakukan secara bertahap sejak 2014 hingga 2017.

    "[Dana] ditotalkan sekitar Rp 200 miliar yang dikeluarkan secara bertahap dari 2014 hingga 2017," terangnya kepada Bisnis.com di Anambas, Senin, 14 Oktober 2019.

    Dia menjelaskan investasi ini merupakan bagian dari menyambung konektivitas wilayah terdepan dan terpencil di Indonesia.

    Polana bercerita mengenai spesifikasi Bandara Letung yang terletak di Pulau Jemaja, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas. Bandara Anambas mempunyai panjang landas pacu atau runway 1.400 meter x 30 meter, taxiway 125 meter x 15 meter dan apron 125 meter x 70 meter yang mampu memuat 3 pesawat ATR sekaligus.

    Landas pacu ini dapat menampung pesawat jensi ATR 72-500 dan sudah diterbangi sepekan 5 kali oleh Wings Air. Dia mencatat empat penerbangan Wings Air Bandara Letung--Bandara Hang Nadim, Batam serta satu penerbangan Bandara Letung--Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang.

    Bandara dibangun di atas lahan seluas 136 hektare memiliki terminal seluas 600 meter persegi. Pulau Letung merupakan salah satu pulau terdepan yang berbatasan dengan negara Singapura dan Malaysia. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.