Luhut Pastikan Insiden Penusukan Tak Ganggu Pelantikan Presiden

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko bidang Maritim Luhut Panjaitan (tengah) berbincang dengan CEO Grab Anthony Tan (kedua kiri), Founder dan CEO Softbank Masayoshi Son (ketiga kiri), CEO Tokopedia William Tanuwijaya (kanan) dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata (kedua kanan) usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juli 2019. ANTARA

    Menko bidang Maritim Luhut Panjaitan (tengah) berbincang dengan CEO Grab Anthony Tan (kedua kiri), Founder dan CEO Softbank Masayoshi Son (ketiga kiri), CEO Tokopedia William Tanuwijaya (kanan) dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata (kedua kanan) usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juli 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan insiden penusukan yang menimpa Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto tidak akan mengganggu agenda pelantikan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober mendatang.

    Inisiator Cakra 19—relawan pengusung Jokowi dalam Pilpres—ini menyebut agenda pelantikan RI 1 akan berlangsung sesuai dengan jadwal. "Dan saya tidak melihat itu akan berdampak pada pelantikan Presiden (Jokowi),” ujarnya di kantor Kemenko Maritim, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Oktober 2019. 

    Luhut mengatakan sejatinya ancaman terorisme seperti yang dialami Wiranto juga terjadi di negara-negara lain, seperti Amerika Serikat. Ia tak menampik bahwa ancaman akan dihadapi oleh Indonesia setiap saat. Menurut dia, tidak ada negara yang bisa luput dari serangan teroris. 

    Sebelumnya, Wiranto ditusuk di bagian perut ketika turun dari mobil di Alun-alun Menes, Pandeglang, Kamis, 10 Oktober 2019. Ia dilukai oleh anggota kelompok jaringan JAD Bekasi, Abu Rara alias Syahril Alamsyah. 

    Wiranto langsung dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto sesaat setelah insiden terjadi. Luhut mengatakan telah menjenguk Wiranto pada Jumat pagi sebelum ke kantor. Adapun saat membesuk, Luhut memastikan Wiranto telah ditangani oleh seorang dokter berpangkat inspektur jenderal. Dokter, kata dia, telah menjelaskan bahwa kondisi Wiranto memulih. 

    Akibat insiden ini, Luhut mengakui pemerintah perlu memperketat kemanan. Namun, ia meminta insiden ini tidak terlampau menimbulkan reaksi yang berlebihan. “Life must go on (hidup harus berjalan),” ujarnya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.