Secara Teknikal, Laju IHSG Hari Berpotensi Menguat

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas di hari pertama perdagangan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. IHSG naik 84,68 poin (1,36%) ke 6.293,801. TEMPO/Tony Hartawan

    Aktivitas di hari pertama perdagangan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. IHSG naik 84,68 poin (1,36%) ke 6.293,801. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Reliance Sekuritas menyebutkan secara teknikal pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkonsolidasi dengan terus menguji resistance Moving Average 5 hari. 

    Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan indikator Stochastic masih pada zona oversold dengan pola golden-cross dan RSI yang cenderung memiliki momentum murah.

    "Sehingga secara teknikal kami proyeksikan IHSG bergerak menguat dengan support resistance 6.000-6.088," demikian menurut riset hariannya, seperti yang dilansir Bisnis.com, Jumat 11 Oktober 2019.

    Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi menguat dan mematahkan pelemahan dalam dua hari beruntun.

    Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan support pertama maupun kedua IHSG memiliki range pada 5.988,87 hingga 5.907,12.

    Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.077,33 hingga 6.138,25. Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI sudah oversold atau jenuh jual. 

    Saham-saham yang secara teknikal masih cukup menarik diantaranya; SMGR, TPIA, GGRM, HMSP, BBNI, BBTN, BMRI, SRIL, ADRO, ITMG, INCO, BSDE, ERAA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.