Jasa Marga Perbaiki Jalan Tol Jagorawi, Contra Flow Diberlakukan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jasa Marga Evaluasi Uji Coba Relokasi Titik Awal Contraflow Jalan Tol Dalam Kota Guna Maksimalkan Pengaturan Lalulintas Kendaraan dari Jalan Tol Jagorawi.

    Jasa Marga Evaluasi Uji Coba Relokasi Titik Awal Contraflow Jalan Tol Dalam Kota Guna Maksimalkan Pengaturan Lalulintas Kendaraan dari Jalan Tol Jagorawi.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk Regional JabodetabekJabar kembali melanjutkan pekerjaan pemeliharaan jalan dengan rekonstruksi perkerasan di Ruas tol Jagorawi. Pekerjaan jalan berlangsung di kilometer 08+822 sampai 08+922 dan kilometer 09+022 sd 09+122 di jalur A dari Jakarta ke arah Bogor.

    Marketing and Communication Department Head Jasa Marga (Persero) Irra Susiyanti mengatakan hal itu dilakukan setelah menyelesaikan pekerjaan rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Jagorawi, yaitu Km 08+722 sd Km 08+822 dan Km 08+922 sd 09+022 jalur A lajur 1 (Taman Mini arah Cibubur/ Bogor) pada minggu lalu.

    "Pekerjaan Rekonstruksi ini dimulai pada hari Senin sampai Kamis," kata Irra dalam keterangan tertulis, Ahad, 29 September 2019.

    Dia mengatakan bahu jalan dapat dipakai selama pekerjaan berlangsung dan akan ditutup untuk akses alat berat pada pukul 22.00 sampai dengan 06.00 WIB.

    Menurut Irra, pekerjaan pemeliharaan periodik Scrapping, Filling & Overlay (SFO) pada minggu ini, akan dikerjakan pada Km 08+822 sd Km 08+922 dan Km 09+022 sd 09+122 jalur A di lajur 1. Pekerjaan itu dimulai dari Senin, 30 September 2019 pukul 10.00 WIB sampai Kamis 3 Oktober 2019 pukul 15.00 WIB.

    Jasa Marga Regional JabodetabekJabar bersama dengan Kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow secara situasional dengan titik awal Km 05+600 s.d Km 13+000 Jalan Tol Jagorawi, mulai pukul 15.00 s.d 21.00 WIB.

    Sedangkan untuk mitigasi terjadinya risiko, sepanjang lokasi perbaikan Jasa Marta telah memasang rambu di lajur utama, dan melakukan sosialisasi melalui spanduk, Variable Message Sign (VMS) dan leaflet.

    "Jasa Marga Regional JabodetabekJabar memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan karena berdampak pada penyempitan lajur menjelang lokasi pekerjaan," ujarnya.

    Irra menghimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas, serta mengatur waktu perjalanannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.