IHSG Memerah karena Tekanan Perang Dagang AS-Cina

Reporter

Editor

Rahma Tri

Karyawan melintas di depan layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah pelemahan pasar saham global, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin 26 Agustus 2019, terpantau memerah dan turun tajam.  Berdasarkan data Bloomberg, IHSG merosot 1,12 persen atau 70,12 poin ke level 6.185,48 pada pukul 09.22 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG berakhir di zona hijau dengan kenaikan 0,26 persen atau 16,35 poin di level 6.255,60. Indeks mulai bergeser dari wilayah positif dengan dibuka turun 1 persen atau 62,37 poin di level 6.193,23 pagi ini.

Seluruh sembilan sektor bergerak negatif, dipimpin barang konsumsi (-1,54 persen), aneka industri (-1,33 persen), dan properti (-1,31 persen). Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) masing-masing turun 0,92 persen dan 1,80 persen menjadi penekan utama atas pelemahan IHSG. 

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG akan tertekan mempertimbangkan penurunan bursa regional yang cukup dalam. Dipaparkan, bursa Asia dan futures AS dibuka melemah, setelah perang dagang AS-Ciina kembali memanas. Di Asia, bursa Nikkei dibuka melemah 2,3 persen dan Kospi melemah 0,7 persen.

Adapun kontrak S&P 500 melemah lebih dari 1 persen setelah jatuh pada perdagangan Jumat pekan lalu, merespons pernyataan Presiden Donald Trump yang akan mengenakan tambahan tarif kepada produk impor Cina. Hal tersebut disampaikan tak lama setelah pemerintah Cina menyatakan akan mengenakan tarif balasan kepada produk impor AS.

Trump menaikkan tarif produk impor Cina menjadi 30 persen dari sebelumnya 25 persen. Trump juga berencana akan menaikkan tarif dari 10 persen menjadi 15 persen.  Cina sendiri menyatakan akan membalas dengan tarif senilai US$ 75 miliar pada produk AS bernilai US$75 miliar, dan akan bertempur dalam perang dagang sampai titik akhir.

Menurut Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee, pasar sangat mungkin terkoreksi dalam pada perdagangan hari ini. Sejalan dengan IHSG, nilai tukar rupiah tergelincir dan melemah 54 poin atau 0,38 persen ke level Rp14.269 per dolar AS pukul 09.22 WIB, setelah ditutup menguat 24 poin atau 0,17 persen di posisi 14.215 pada Jumat akhir pekan lalu. 

BISNIS

 





Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

4 jam lalu

Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

Kinerja saham di Indonesia sepanjang tahun ini bervariasi, dengan sejumlah sektor mencetak kinerja unggul dan lainnya melemah.


Bursa Efek Umumkan Potensi Delisting ke Empat Emiten Ini, Penyebabnya?

1 hari lalu

Bursa Efek Umumkan Potensi Delisting ke Empat Emiten Ini, Penyebabnya?

Bursa Efek Indonesia telah mengumumkan 4 emiten di Bursa yang berpotensi mengalami delisting.


IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

2 hari lalu

IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

IHSG hari ini akan melanjutkan reli meski diwarnai tekanan. Sejumlah saham menguat, namun ada pula yang melemah.


Terkini Bisnis: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Lowongan Kerja BUMN

3 hari lalu

Terkini Bisnis: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Lowongan Kerja BUMN

Berita terkini ekonomi bisnis hingga Kamis siang, 24 November 2022, antara lain IHSG diprediksi bergerak dalam pola konsolidasi.


Samuel Sekuritas: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Cermati Saham Berikut

3 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Cermati Saham Berikut

Vice President PT Samuel Sekuritas Indonesia M. Alfatih mengatakan pergerakan IHSG masih dalam pola konsolidasi pada Kamis, 24 November 2022.


Bursa Efek Indonesia Suspensi Saham PT Hanson International, Sebab...

3 hari lalu

Bursa Efek Indonesia Suspensi Saham PT Hanson International, Sebab...

Hanson International telah dikenakan notasi khusus selama lebih dari satu tahun berturut-turut sejak tanggal 14 Oktober 2021.


IHSG Menghijau di Sesi Pertama, Saham BUMI Paling Aktif Dijualbelikan

4 hari lalu

IHSG Menghijau di Sesi Pertama, Saham BUMI Paling Aktif Dijualbelikan

Indeks sektor energi (IDXENERGY) menjadi indeks sektoral IHSG yang menutup sesi pertama hari ini dengan penguatan tertinggi.


IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat, Berikut Proyeksi Pergerakan Saham Adaro dan BUMI

4 hari lalu

IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat, Berikut Proyeksi Pergerakan Saham Adaro dan BUMI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin sempat melemah dalam pola konsolidasi yang sudah berlangsung selama hampir tiga bulan.


Terpopuler Bisnis: IHSG Ditutup Menguat, Kata Teten Soal RUU PPSK

4 hari lalu

Terpopuler Bisnis: IHSG Ditutup Menguat, Kata Teten Soal RUU PPSK

IHSG di sesi I ditutup menguat di level 7.073 atau naik 0,14 persen lebih tinggi ketimbang penutupan hari sebelumnya.


4 Emiten Akan Bagikan Dividen Akhir November 2022, Apa Saja?

5 hari lalu

4 Emiten Akan Bagikan Dividen Akhir November 2022, Apa Saja?

Emiten cat milik keluarga Crazy Rich Surabaya Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk. akan membagikan dividen interim sebesar Rp619,53 miliar.