OJK Targetkan Penghimpunan Dana Lewat Pasar Modal Tembus Rp 190 T

Reporter

Editor

Rahma Tri

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso meninggalkan gedung KPK setelah pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 13 November 2018. Wimboh Santoso diperiksa sebagai saksi untuk pengembangan penyelidikan kasus tindak pidana korupsi aliran dana bailout Bank Century yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 6,7 triliun. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso mengatakan dirinya menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal atau Bursa Efek Indonesia bisa menembus angka Rp 190 triliun sepanjang 2020. Karena itu, tahun 2019 ini merupakan tahun penting yang menjadi fondasi supaya target tersebut tercapai.

"Di sinilah pasar modal didorong lebih berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mendukung ekspor dan subtitusi impor, membuka lebih luas lapangan kerja, serta mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan," kata Wimboh di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Jumat 23 Agustus 2019.

Adapun hal itu disampaikan Wimboh dalam sambutannya dalam acara Capital Market Summit & Expo 2019 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara dari kembali dibukanya Pasar Modal atau Bursa Efek Indonesia pada 15 Agustus 1977.

Menurut Wimboh, total penghimpunan dana melalui penawaran umum di pasar modal telah mencapai Rp112,4 triliun. Jumlah itu disumbangkan lewat 104 penawaran umum. Sebanyak 29 di antaranya merupakan emiten saham baru. Sementara, total pengelolaan produk investasi telah mencapai Rp805 triliun, tumbuh 7,6 persen year to date.

Dalam pidatonya Wimboh juga menyampaikan bahwa tingkat kepercayaan investor asing pada pasar modal cukup menggembirakan. Hal ini dibuktikan dengan pembelian bersih (net buy) yang cukup signifikan, baik di pasar saham maupun pasar SBN. Masing-masing sebesar Rp 61,1 triliun dan di pasar SBN sebesar Rp113,6 triliun year to date.

Karena itu, Wimboh meminta pelaku ekonomi untuk memanfaatkan momentum masuknya investor asing ke pasar modal dengan baik. Apalagi saat ini Bank Indonesia telah melakukan pelonggaran kebijakan makroekonomi.

Belum lagi, saat ini ekonomi dunia tengah mengalami tren pelambatan. "Ini momentum bagus untuk memanfaatkan kondisi dengan bergerak agresif bagi pelaku pasar modal," kata Ketua Dewan Komisioner OJK.

DIAS PRASONGKO






OJK Catat 18 Pegadaian Ilegal Beroperasi di Nusa Tenggara Barat

7 jam lalu

OJK Catat 18 Pegadaian Ilegal Beroperasi di Nusa Tenggara Barat

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (OJK NTB) Rico Rinaldy menyatakan adanya 18 pegadaian illegal di daerahnya. Kesemuanya akan diminta datang ke kantor OJK NTB, Kamis 8 Desember 2022.


OJK Beri Insentif untuk Perusahaan Jasa Keuangan yang Dorong Industri Kendaraan Listrik

2 hari lalu

OJK Beri Insentif untuk Perusahaan Jasa Keuangan yang Dorong Industri Kendaraan Listrik

OJK berupaya mendukung program Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang dicanangkan pemerintah melalui pemberian sejumlah insentif.


Jokowi Minta Tak Ada Pihak yang Persulit Masuknya Investor ke Dalam Negeri

2 hari lalu

Jokowi Minta Tak Ada Pihak yang Persulit Masuknya Investor ke Dalam Negeri

Jokowi menyebut Indonesia kini telah mendapatkan banyak kepercayaan dari masyarakat berkat berbagai acara internasional.


Omnibus Law Sektor Keuangan Masih Dibahas, Wamenkeu: Semoga Selesai Secepat Mungkin

3 hari lalu

Omnibus Law Sektor Keuangan Masih Dibahas, Wamenkeu: Semoga Selesai Secepat Mungkin

Omnibus Law Sektor Keuangan ini telah masuk program legislasi nasional (prolegnas) prioritas.


OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

3 hari lalu

OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

OJK) meminta kepada perusahaan pembiayaan dengan metode Buy Now Pay Later (BNPL) melakukan berbagai tindakan perbaikan segera.


Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

3 hari lalu

Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Senin kemarin 28 November 2022, dimulai dari OJK yang resmi memperpanjang restrukturisasi kredit


Ancaman Resesi Global 2023, Kredivo Yakin Pengguna Paylater Tetap Tumbuh

4 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Kredivo Yakin Pengguna Paylater Tetap Tumbuh

General Manager of Kredivo Indonesia Lily Suryani optimis industri kredit digital atau paylater akan tumbuh di tangah ancaman resesi global 2022.


Terkini Bisnis: Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa, Pro Kontra Program 680 Ribu Rice Cooker

4 hari lalu

Terkini Bisnis: Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa, Pro Kontra Program 680 Ribu Rice Cooker

Berita terkini bisnis hingga siang ini dimulai dari Menteri Luhut yang menegaskan proyek smelter nikel terbesar dunia di Pomalaa harus terus berjalan.


OJK Resmi Perpanjang Kebijakan Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2024

4 hari lalu

OJK Resmi Perpanjang Kebijakan Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit hingga 31 Maret 2024.


Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

5 hari lalu

Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

Kinerja saham di Indonesia sepanjang tahun ini bervariasi, dengan sejumlah sektor mencetak kinerja unggul dan lainnya melemah.