Wawancara Eksklusif, Jokowi: 2023 Ibu Kota Pindah dengan Syarat..

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait kerusuhan di Manokwari dan Sorong di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019. Jokowi meminta masyarakat Papua untuk memaafkan pihak-pihak yang telah membuat mereka tersinggung hingga terjadi aksi demonstrasi yang berakhir rusuh serta meminta masyarakat Papua untuk percaya kepada pemerintah dalam menjaga kehormatan dan kesejahteraan masyarakat di Papua dan Papua Barat. ANTARA/Setpres-Kris

TEMPO.CO, Jakarta -  Presiden Joko Widodo atau Jokowi mantap memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan. Dalam wawancara khusus bersama Tempo, Jokowi mengatakan ibu kota bakal pindah pada 2023 seumpama Istana Negara siap.

“Gedung kementerian sudah ada, 2023 pindah. Kalau istana sudah siap, 2023 pindah. Atau maksimal 2024 pindah,” ujarnya kemarin, Senin, 19 Agustus 2019.

Jokowi mengatakan pemindahan ibu kota bakal diawali dengan land clearing. Pada tahap ini, pemerintah akan mulai memindahkan fasilitas infrastruktur, seperti gedung dan perkantoran, yang mendukung jalannya kinerja pelaksana kementerian.

Setelah infrastruktur kementerian dibangun, seluruh pelaksana pemerintahan bakal tinggal di ibu kota baru. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan pegawai tak bakal bolak-balik ke Jakarta-Kalimantan.

“Kalau sudah, ngapain bolak-balik? Kementerian juga sudah pindah kok bolak-balik? Pindah ya pindah,” ujarnya.

Jokowi memastikan ibu kota bakal berkembang tahap demi tahap. Bila pengembangan ibu kota tahap pertama kelar, pemerintah bakal membangun fasilitas kedua. Di antaranya stasiun, universitas, kantor non-kementerian, dan lembaga-lembaga tinggi.

Jokowi optimistis pemindahan ibu kota akan terealisasi sebelum masa jabatannya berakhir. “Belajar dari Putra Jaya, 3 tahun bisa pindah. Memang harus pindah,” ujarnya.

Menurut Jokowi, pemindahan ibu kota disambut baik oleh pemerintah. Ia juga menyebut keinginan masyarakat untuk realisasi pemindahan ibu kota kuat dan mendesak.

Niat Jokowi memindahkan ibu kota telah ia utarakan secara resmi dalam pidato kenegaraannya pada 16 Agustus lalu. Kala itu Jokowi telah meminta izin kepada DPR, MPR, DPD, dan masyarakat.

Untuk memindahkan ibu kota, pemerintah membutuhkan investasi sebesar Rp 485 triliun. Adapun APBN hanya akan mengongkosi pemindahan ibu kota senilai Rp 93 triliun. 

Dana sebesar Rp 485 triliun itu akan digunakan untuk membangun kawasan yang luasnya mencapai 40 ribu hektare. Dari luas ini, ibu kota baru diperkirakan akan dapat menampung 1,5 juta penduduk.

TIM TEMPO |  FRANCISCA CHRISTY ROSANA 






Benny Rhamdani Dianggap Ingin Dorong Jokowi Hadirkan Sifat Rezim Otoriter

2 jam lalu

Benny Rhamdani Dianggap Ingin Dorong Jokowi Hadirkan Sifat Rezim Otoriter

Bendahara Poros 98, Rahmat Hidayat, menyebut pernyataan Benny Rhamdani memancing kegaduhan politik.


APBD Mengendap di 7 Provinsi, Mendagri: 2024 Mau Pilih Kepala Daerah Seperti Itu?

2 jam lalu

APBD Mengendap di 7 Provinsi, Mendagri: 2024 Mau Pilih Kepala Daerah Seperti Itu?

Tito menuturkan, dengan sisa waktu kurang lebih 30 hari lagi, daerah-daerah tersebut akan sulit untuk merealisasikan serapan APBD di atas 70 persen.


Surpres Jokowi untuk Yudo Margono, Ini Perbedaan Surpres, Perpres, Keppres, dan Inpres

3 jam lalu

Surpres Jokowi untuk Yudo Margono, Ini Perbedaan Surpres, Perpres, Keppres, dan Inpres

Surat presiden atau Surpres Jokowi untuk Yudo Margono sudah turun. Apa bedanya Surpres dengan Keppres, Perpres dan Inpres?


Terpopuler Bisnis: Kaesang Pangarep Akan Bagikan Voucher Gratis, Jokowi Sayangkan APBD Mengendap Rp 278 T

3 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Kaesang Pangarep Akan Bagikan Voucher Gratis, Jokowi Sayangkan APBD Mengendap Rp 278 T

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Rabu, 30 November 2022 antara lain tentang Kaesang Pangarep akan memberikan 3 ribu voucher gratis.


Jokowi Sebut Situasi Tahun Depan Sangat Sulit: Kita Harus Memiliki Perasaan yang Sama

5 jam lalu

Jokowi Sebut Situasi Tahun Depan Sangat Sulit: Kita Harus Memiliki Perasaan yang Sama

Jokowi mengatakan kekeliruan dalam mengimplementasikan kebijakan fiskal maupun moneter dapat menimbulkan risiko yang besar.


Jokowi Bakal Stop Ekspor Bauksit hingga Kopi: Jangan dalam Bentuk Bahan Mentah

10 jam lalu

Jokowi Bakal Stop Ekspor Bauksit hingga Kopi: Jangan dalam Bentuk Bahan Mentah

Jokowi mengingatkan, tahun depan Indonesia bakal menghadapi ancaman resesi sehingga persaingan dalam memperebutkan investor semakin ketat.


Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

11 jam lalu

Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

Kaesang Pangarep, mengatakan untung dan rugi saat investasi saham adalah hal yang wajar.


Kaesang Pangarep Nikah: Sang Pisang hingga Mangkokku Buka Gerai, Ada 3.000 Voucher Gratis

13 jam lalu

Kaesang Pangarep Nikah: Sang Pisang hingga Mangkokku Buka Gerai, Ada 3.000 Voucher Gratis

Kaesang Pangarep mengatakan akan membagikan 3.000 voucher gratis dari Ultra Voucher (PT Trimegah Karya Utama).


Kaesang Pangarep Nikah: 100 Persen Siap, Undangan 3 Ribu Orang, Banyak Teman Bapak

13 jam lalu

Kaesang Pangarep Nikah: 100 Persen Siap, Undangan 3 Ribu Orang, Banyak Teman Bapak

Kaesang Pangarep membeberkan persiapan pernikahannya dengan finalis Puteri Indonesia 2022, Erina Gudono.


Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

14 jam lalu

Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

Kaesang Pangarep selaku Brand Ambassador Saham Rakyat-aplikasi jual beli saham-membagikan tips untuk berinvestasi saham.