Semua Aset Atas Nama Istri, Luhut: Resep Pernikahan Awet 48 Tahun

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luhut Binsar Pandjaitan dan istri, Devi Pandjaitan, mencoblos di TPS 005, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 17 April 2019. Luhut dan Devi mencoblos setelah mengantre sekitar 1 jam. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Luhut Binsar Pandjaitan dan istri, Devi Pandjaitan, mencoblos di TPS 005, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 17 April 2019. Luhut dan Devi mencoblos setelah mengantre sekitar 1 jam. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku bahwa semua aset dan uangnya disimpan atas nama sang istri, Devi Simatupang Pandjaitan. Ia pun berkelakar bahwa hal tersebut menjadi resep yang membuat hubungannya dengan istri tetap awet hingga sekitar 48 tahun pernikahan.

    "Serius, kamu boleh cek kalau ada rumah saya, apa saya, itu atas nama istri saya, itu benar," kata dia. "Jadi kalau saya ceraikan istri saya ya bisa jadi masalah, makanya saya baik-baik itu mungkin karena itu juga," sambungnya, bergurau, yang disambut riuh peserta acara Wealth Wisdom Bank Permata di Ballroom Ritz Carlton, Jakarta, Rabu malam, 14 Agustus 2019.

    Bukan hanya aset yang diatasnamakan isteri, Luhut juga mengaku tidak pernah memiliki rekening bank. Sebab, semua duitnya disimpan di rekening istrinya.

    "Jadi saya enggak pernah punya bank account, dan sampai hari ini saya juga enggak punya bank account. Mungkin ada yang enggak percaya, karena saya punya duit ya di account istri saya," kata Luhut lagi.  Karena itu, ia mengatakan sang istri lah yang kerap menandatangani cek apabila ada transaksi.

    Pada kesempatan yang sama, Devi Simatupang pun membenarkan pernyataan suaminya. Ia mengatakan segala aset Luhut memang didaftarkan atas nama dia. "Saya pembayar pajak gede lho, karena semua atas nama saya," tuturnya, ikut bergurau.

    Namun, menurut Devi, suaminya menitipkan duit dan asetnya kepada dia bukan karena benar-benar percaya. Ia menduga penyebabnya lantaran Luhut malas mengurus hal-hal tersebut.

    "Sebenarnya bukan karena dia percaya sama saya, tapi karena dia malas saja memikirkan hal itu. "Jadi tinggal bilang si itu mau kawin kasih uangnya, lalu ada yang meninggal, kasih. Jadi begitu saja," tutur Devi.

    Lantaran hal tersebut pula, Devi mengatakan suaminya pernah kesulitan membayar tol. Kejadian itu terjadi waktu Luhut kehabisan uang tunai dulu. "Jadi pernah terjadi waktu rumah kami di Cijantung, dia enggak punya uang receh untuk bayar tol. Jadi dia bilang nanti akan balik lagi untuk bayar tol," kata Devi.

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.