Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Menteri Susi Dipuji Gubernur BI

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri KKP Susi Pudjiastuti (kiri) dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati berbincang dengan wartawan saat jumpa pers di Gedung Mina Bahari IV, Kantor KKP, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019. Nicke menyatakan dari sebanyak 3000 barel minyak yang tumpah setiap setiap harinya, kini tinggal tersisa 10 persen saja yang masih mengapung di lautan, atau sekitar 300 barel minyak. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri KKP Susi Pudjiastuti (kiri) dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati berbincang dengan wartawan saat jumpa pers di Gedung Mina Bahari IV, Kantor KKP, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019. Nicke menyatakan dari sebanyak 3000 barel minyak yang tumpah setiap setiap harinya, kini tinggal tersisa 10 persen saja yang masih mengapung di lautan, atau sekitar 300 barel minyak. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengapresiasi kinerja Menteri Susi Pudjiastuti yang dapat terus meningkatkan potensi perikanan di Indonesia. Menurut dia, sektor perikanan itu berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

    "Saya kira kita terima kasih kepada Bu Susi, bahwa ikan di Indonesia semakin banyak. Sudah berkembang, banyak anak-anaknya, banyak cucu-cucunya," kata Perry dalam peringatan 53 tahun Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bertema Transformasi Ekonomi di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat, 9 Agustus 2019.

    Menurut dia, Menteri Susi juga menjaga dan mendidik agar nelayan bisa menangkap ikan dengam cara yang ramah lingkungan. "Banyak produk hasil fishery yang tentu saja kalau kita lakukan tranformasi, bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

    Selain sektor perikanan, kata Gubernur BI juga melihat bahwa terdapat beberapa sektor yang juga bisa mendorong transformasi ekonomi. Sektor yang ia maksud adalah industri garmen, makanan, otomatif, elektronik, dan alas kaki.

    Menurut Gubernur Perry,  jika hal itu didorong bisa hasilkan devisa, pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan permintaan. Dia juga menilai, sektor pariwisata perku terus di dorong. Dengan, kata dia dengan mengoptimalkan lokasi-lokasi pariwisata unggulan yang ada saat ini.

    Sejalan dengan upaya Menteri Susi untuk meningkatkan kinerja sektor perikanan, Perry mengatakan BI juga memiliki kebijakan untuk menjaga stabilitas perekonomian dan momentum pertumbuhan ekonomi. Kebijakan ini, kata dia, adalah dengan kebijakan moneter, kebijakan makroprudetial, kebijakan sistem pembayaran, pendalaman pasar keuangan, dan ekonomi keuangan syariah.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.