Idul Adha, NTT Kirim 11 Ribu Ekor Sapi ke Jakarta dan Kalimantan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyerahkan tujuh ekor sapi kurban yang akan dipotong pada Hari Raya Idul Adha 1439 di Bengkulu, Senin, 21 Agustus 2018. (dok Kemendesa)

    Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyerahkan tujuh ekor sapi kurban yang akan dipotong pada Hari Raya Idul Adha 1439 di Bengkulu, Senin, 21 Agustus 2018. (dok Kemendesa)

    TEMPO.CO, Kupang - Total sebanyak 11 ribu ekor sapi dari Nusa Tenggara Timur akan dikirim ke DKI Jakarta dan Kalimantan untuk memenuhi kebutuhan daging pada Idul Adha 2019 yang jatuh pada 11 Agustus 2019 mendatang. Belasan ribu ekor sapi yang dikirim itu terhitung pengirimannya mulai akhir Juni sampai awal Agustus.

    "Efektif pengiriman belasan ribu sapi itu dilakukan pada awal Juli. Namun pada dasarnya sejak akhir Juni memang sudah ada beberapa yang dikirim," ujar Kepala Dinas Peternakan NTT Dani Suhadi, Selasa, 6 Agustus 2019.

    Pengiriman sejumlah sapi itu menggunakan kapal Tol Laut Sabuk Nusantara yang dikelola oleh PT ASDP. Adapun jumlah sapi hewan kurban yang dikirim ke DKI Jakarta dan Kalimantan jumlahnya hampir sama. 

    "Secara spesifik saya lupa jumlahnya, tetapi bahwa selisih jumlahnya tidak berbeda jauh antara DKI dan Kalimantan," ujar Dani. Adapun harga jual sapi saat ini berkisar Rp 75 juta per ekor.

    Dani menambahkan, pihaknya sudah mendapatkan sapi bantuan Presiden untuk diberikan kepada masyarakat di NTT saat Idul Adha nanti. "Untuk sapi bantuan Presiden sudah ada. Beberapa hari yang lalu tim dari istana sudah datang dan mengecek langsung dan mereka setuju," katanya. Sapi yang memiliki berat 980 kilogram itu akan diberikan kepada NTT dan kali ini di Masjid Nurul Iman Kota Kupang.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.