Nego Sewa Pesawat Garuda, Luhut Sudah Temui Bank Cina

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank ICBC Indonesia

    Bank ICBC Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan telah bertemu dengan pihak  Commercial Bank of China (ICBC) Aviation Leasing Co., Ltd untuk membantu Garuda Indonesia memperoleh keringanan pembayaran sewa pesawat atau leasing. Luhut mengatakan, dalam pertemuan itu, pemerintah Indonesia meminta ICBC memberikan perpanjangan tenor untuk pembayaran sewa pesawat maskapai pelat merah itu.
     
    “Sudah ketemu kan,” ujar Luhut kala ditemui di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis petang, 25 Juli 2019. 
     
    Dalam negosiasi itu, pemerintah Indonesia meminta restrukturisasi pembayaran sewa pesawat Garuda Indonesia dengan perpanjanan tenor. Menurut Luhut, tenor pembayaran yang semula ditetapkan 18 tahun diperpanjang menjadi lebih dari 20 tahun. 
     
    Dengan demikian, ujar dia, perusahaan dapat menghemat biaya leasing US$ 35 juta. Sebelumnya, maskapai penerbangan Garuda Indonesia memang telah bekerja sama dengan ICBC Aviation sejak 2013. Garuda Indonesia saat ini mengeluarkan biaya sewa atau leasing kepada ICBC Aviaton untuk lima armada Boeing 777-300 dan enam unit Airbus 320-200. 
     
    Berdasarkan catatan struktur operasional Garuda Indonesia sepanjang 2018, nilai penyewaan pesawat mencapai US$ 882,3 juta atau 26 persen dari total beban operasional.
     
    Menurut Luhut, biaya sewa yang dikeluarkan Garuda Indonesia saat ini terlalu besar dan membebani biaya operasional. Adapun kesepakatan soal restrukturisasi pembiayaan leasing ini, ujar dia, akan berlangsung mulai September 2019. 
     
    FRANCISCA CHRISTY ROSANA
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.