Kamis, DPR Putuskan Nasib Pencalonan Destry Damayanti

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Pansel Pimpinan KPK, Destry Damayanti, memberikan keterangan pers di sela proses seleksi tahap ketiga calon Pimpinan KPK di Jakarta, 27 Juli 2015. Seleksi tahap III ini  meliputi uji kecerdasan, potensi kerja, penilaian kepribadian dan integritas. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Ketua Pansel Pimpinan KPK, Destry Damayanti, memberikan keterangan pers di sela proses seleksi tahap ketiga calon Pimpinan KPK di Jakarta, 27 Juli 2015. Seleksi tahap III ini meliputi uji kecerdasan, potensi kerja, penilaian kepribadian dan integritas. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Supriyatno mengatakan keputusan soal pencalonan Destry Damayanti sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia bakal diputuskan selambatnya Kamis, 11 Juli 2019. Pasalnya, besok DPR masih akan memanggil Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan untuk meminta masukan soal pencalonan tersebut.

    Baca juga: Destry Damayanti Jalani Fit and Proper Test Deputi Gubernur Senior BI

    "Jadi bisa Rabu keputusannya, paling lambat Kamis, Rabu kan panggil PPATK, bisa juga setelah PPATK diputuskan," ujar dia di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019.

    Perihal nasib Destry, Komisi Keuangan bakal kembali melakukan rapat internal untuk memusyawarahkannya. "Skemanya musyawarat mufakat, kala sudah di situ ya sudah, tidak perlu voting," tutur Supriyatno. Adapun dari semua tamu yang diundang, ia mengatakan mereka cenderung menerima Destry. Namun keputusan akan dikembalikan ke fraksi-fraksi.

    Hari ini, Komisi Keuangan DPR telah memanggil Himpunan Bank-bank Negara (Himbara) dan Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanans) untuk meminta masukan. Saat ditanyai awak media, Himbara meminta Destry sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia periode 2019-2024 menerapkan gaya komunikasi kebijakan moneter yang efektif agar mampu meredam gejolak dan menenangkan pelaku pasar jika sedang terjadi ketidakpastian di pasar keuangan.

    "Destry berpengalaman, satu sebagai ekonom serta Dewan Komisioner LPS, dan yang saya anggap dia mempunyai sifat yang bersahabat dengan pasar atau familiar di keuangan sehingga dia komunikatif di asosiasi dan ini bisa menjadi suatu jembatan," kata Ketua Himbara Maryono sebelum Rapat Dengar Pendapat di Komisi XI DPR di Jakarta.

    Menurut Maryono, yang juga Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN), posisi Deputi Gubernur Senior BI perlu sosok yang komunikatif, serta mampu menjembatani hubungan antara industri dan BI sebagai regulator dan pengawas sistem keuangan.

    Dengan pengalaman Destry yang beragam di industri keuangan, Maryono berharap Destry mampu membuat kebijakan yang pruden untuk sistem keuangan dan dibutuhkan sebagai stimulus untuk untuk menumbuhkan industri keuangan."Saya kira dia akan memiliki ide-ide yang baik untuk dikembangkan di BI," ujar dia.

    Destry Damayanti diajukan Presiden Joko Widodo kepada DPR sebagai calon tunggal untuk menempati posisi Deputi Gubernur Senior (DGS) BI periode 2019-2024. Jika direstui DPR, Destry akan menggantikan Mirza Adityaswara, yang masa jabatannya selesai pada 24 Juli 2019.

    Sebelum menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Destry pernah menduduki jabatan penting seperti Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Persero Tbk, Direktur Eksekutif Mandiri Institute.

    Saat ini, Komisi XI DPR masih menyeleksi Destry Damayanti dengan meminta pendapat dari industri perbankan. Komisi XI DPR juga sudah meminta pendapat dari Badan Intelejen Negara dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.