Promosikan Miras Sophia, Wagub NTT: Lebih Hebat dari Vodka

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemerintah NTT segera meluncurkan minuman keras atau miras khas daerah itu yang diberi nama Sophia (Sopi asli).

    Pemerintah NTT segera meluncurkan minuman keras atau miras khas daerah itu yang diberi nama Sophia (Sopi asli).

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Yoseph Nae Soi mempromosikan minuman khas NTT yakni Sophia (Sopi asli) yang baru diluncurkan pada pertengahan Juli 2019 ke pengusaha-pengusaha asal NTT yang berada di Jakarta.

    Baca: Produk Miras Sophia Berkadar 40 Persen Alkohol Resmi Diluncurkan

    "Sophia ini adalah sopi asli. Jadi kalau pas acara Natal dan Tahun Baru bisa hadirkan Sophia di rumah," kata Wagub Yoseph saat temu pengusaha di Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019.

    Minuman keras (miras) Sophia ini, menurut dia, lebih hebat dari Wiski atau Vodka. Ada beberapa jenis Sophia dengan ukuran kecil dan besar dengan kadar alkohol antara 35-40 persen. "Sophia lebih hebat dari wiski, dan vodka," kata Yoseph sambil menunjukkan minuman Sophia. 

    Sebelumnya, Gubernur NTT, Viktor Laskodat berharap Sophia ini bisa menjadi produk berkualitas eksport. Sopi merupakan minuman tradisional dalam budaya lokal di NTT. Punya makna sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan tinggi, khususnya dalam masyarakat pedesaan. 

    Viktor menjelaskan minuman sopi yang dikembangkan menjadi Shopia tersebut berkat kerja sama Pemerintah Provinsi NTT dan Universitas Nusa Cendana. Dengan penelitian ilmiah mengenai cita rasa, pengayaan potensi bioaktif, ataupun beberapa varian jenis sopi dengan kadar alkohol yang berbeda turut dikembangkan. 

    Baca: Gubernur NTT Pastikan Tata Niaga Miras Sophia Bakal Diatur

    "Produk Sophia ini juga akan dilegalisasi sebagai miras khas Nusa Tenggara Timur yang diproduksi, diedarkan, dikonsumsi, bahkan diperjualbelikan yang akan diatur menurut hukum," ujar Viktor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.