Kemenhub Yakin Bandara Kertajati Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peresmian layanan rute baru Damri ke Bandara Kertajati Majalengka, Jawa Barat, 5 Juni 2018.

    Peresmian layanan rute baru Damri ke Bandara Kertajati Majalengka, Jawa Barat, 5 Juni 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta  - Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti optimitis Bandara Kertajati akan mendorong pengembangan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Majalengka dan sekitarnya. “Kami optimistis Bandara Kertajati ini akan menjadi menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah-daerah di Jawa Barat secara keseluruhan terutama wilayah Majalengka dan sekitarnya,” kata Polana dalam kererangan tertulis, Ahad, 23 Juni 2019.

    Baca: Ini Daftar Penerbangan yang Bakal Pindah ke Bandara Kertajati

    Hal itu merespons penataan rute penerbangan dari Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung ke Bandar Udara Kertajati, Majalengka, yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Direktur Bandar Udara, Pramintohadi Sukarno mengatakan, pertumbuhan lalu lintas udara di Jawa Barat sudah tidak terakomodasi oleh Bandara Husein Sastranegara.

    “Sepanjang 2016-2018, jumlah penumpang tumbuh 6 persen menjadi 3,86 juta pax. Kargo tumbuh 40 persen jadi 19,21 juta kilogram, dan lalu lintas pesawat tumbuh 11 persen jadi 31.865 pergerakan pesawat. Jadi mau tidak mau harus pindah karena Bandara Husein sudah maksimal dikembangkan,” kata Pramintohadi.

    Presiden Direktur Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, juga menyatakan bahwa pihaknya selaku stakeholder yang akan mengelola BandaraKertajati, telah siap melayani perpindahan penerbangan maskapai jet domestik dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung ke Kertajati. "Sesuai rencana, perpindahan 56 penerbangan yang meliputi 13 rute domestik ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) tersebut akan dimulai pada 1 Juli 2019 mendatang dan kami telah siap memfasilitasinya," kata dia.

    Berbagai akses penunjang pun telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Saat ini sudah ada 19 operator bus dan 167 armada angkutan umum yang siap melayani transportasi darat dari Bandara Kertajati menuju Bandung, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Tasikmalaya, Cikarang, Indramayu, Purwakarta, dan Sumedang dan sebaliknya. Begitu pula dengan akses tol Tol Cisumdawu sebagai salah satu akses penunjang utama Bandara Kertajati semakin ditingkatkan proses pengerjaannya.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.