Arus Balik, 675.032 Pemudik Sudah Menyeberang Kembali ke Merak

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan pemudik motor saat memasuki kapal ferry tujuan Pelabuhan Bakauheni Lampung di Pelabuhan Merak. Para pemudik motor memilih berangkat pada tengah malam guna menghindari cuaca panas siang hari. Banten, 14 Juli 2015. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Ratusan pemudik motor saat memasuki kapal ferry tujuan Pelabuhan Bakauheni Lampung di Pelabuhan Merak. Para pemudik motor memilih berangkat pada tengah malam guna menghindari cuaca panas siang hari. Banten, 14 Juli 2015. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CO, Bandarlampung - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Lampung Selatan mencatat telah menyeberangkan 675.032 pemudik kembali Pelabuhan Merak, Banten. Jumlah pemudik itu dicatat dari H+1 hingga H+5 arus balik Lebaran 2019.

    Baca juga: Arus Balik, Menhub Minta Pemudik Tak Berhenti di Bahu Jalan Tol

    Humas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Saifulahil Maslul Harahap, saat dikonfirmasi mengatakan, laporan angka tersebut didapat dari pemudik dengan berjalan kaki dan berkendaraan roda dua maupun roda empat. "Pemudik dengan berjalan kaki mencapai jumlah 101.725 dan pemudik dengan berkendara sebanyak 573.307," kata dia, di Bandarlampung, Rabu 12 Juni 2019.

    Saifulahil menyebutkan, selama lima hari arus balik Lebaran 2019, total kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Bakauheni untuk melakukan penyeberangan ke Pulau Jawa mencapai 146.156 unit. Ia merincikan dari 146.156 unit kendaraan tersebut, sebanyak 67.907 unit sepeda motor, 76.743 unit mobil pribadi, bus 2.553 unit; dan truk 29.53 unit.

    "Lonjakan tertinggi penumpang di Pelabuhan Bakauheni saat arus balik Idul Fitri 1440 H ada pada H+3, dengan jumlah penumpang mencapai 180.444 unit," kata dia.

    BACA: Arus Balik Diprediksi Masih Padat Hingga H+10 Lebaran

    Saifulahil menjelaskan, selama proses arus balik Lebaran 2019 tersebut pihak ASDP Cabang Bakauheni telah melakukan 598 perjalanan penyeberangan.Hingga kini, kata dia, suasana di Pelabuhan Bakauheni relatif ramai namun kepadatan kendaraan baik roda dua maupun roda empat sudah tidak terjadi lagi.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.