Arus Mudik 2019, Menhub Sebut Jumlah Kecelakaan Turun 60 Persen

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama pada H-4 Lebaran di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu, 1 Juni 2019. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan mengatakan sebanyak 150 ribu kendaraan diperkirakan akan melewati tol trans Jawa dalam sehari selama arus mudik lebaran 2019. ANTARA

    Sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama pada H-4 Lebaran di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu, 1 Juni 2019. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan mengatakan sebanyak 150 ribu kendaraan diperkirakan akan melewati tol trans Jawa dalam sehari selama arus mudik lebaran 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan angka kecelakaan selama arus mudik lebaran 2019 mengalami penurunan jika dibandingkan pada tahun sebelumnya. Budi mengatakan angka penurunan mencapai hingga 60 persen hingga H-2 atau pada Senin, 3 Juni 2019.

    BACA: Saat Puncak Arus Mudik, Angka Kecelakaan Turun 88 Persen

    "Data dari Korps Lalu Lintas Polri bahwa kecelakaan menurun drastis 60 persen dibandingkan tahun lalu. Berarti apa yang kami upayakan bagaimana mudik lancar tetapi juga safety dapat berhasil," kata Budi Karya saat mengelar konferensi pers di Posko Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa 4 Juni 2019.

    Menurut data yang disampaikan, total jumlah kecelakaan pada H-2 lebaran pada 2018 mencapai 831 kejadian. Adapun hingga H-2 lebaran 2019 jumlah kecelakaan menurun menjadi 336 kejadian.

    BACA: Menhub Dua Kali ke Sumenep selama Ramadan, Ini Penyebabnya

    Dengan jumlah kecelakaan yang menurun, angka korban meninggal akibat kecelakaan di jalan juga ikut menurun sebesar 58 persen. Atau menurun dari sebanyak 178 korban meninggal menjadi 74 korban meninggal akibat kecelakaan hingga H-2 lebaran pada 2019.

    Budi Karya menjelaskan penurunan jumlah kecelakaan ini terjadi karena beberapa program yang digelar oleh pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satunya karena adanya program mudik gratis.

    Misalnya dari Jakarta, program ini telah memberangkatkan hingga 400.000 pemudik dan dari Surabaya sebesar 270.000 pemudik. "Jadi kalau melihat di terminal itu menurun shifting nya banyak di mudik gratis, karena kami lakukan intensif baik di Jakarta Surabaya atau di kota lain," kata Budi.

    Budi juga menyebut, jumlah kecelakaan yang menurun tersebut juga karena eratnya koordinasi antara pemerintah pusat, Kepolisian dan juga pemerintah daerah. Selain itu, jumlah kecelakaan yang menurun juga karena sejumlah kebijakan yang dilaksanakan saat arus mudik.

    Beberapa diantaranya seperti pembatasan truk saat arus mudik, kebijakan one way dan contraflow. Serta mengarahkan para pemudik motor untuk gunakan jalur Pantai Utara dan mengimbau masyarakat untuk ikut dalam program mudik gratis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.