Di Bandara Soekarno Hatta Kini Beroperasi Taksi Listrik Blue Bird

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo (kanan) dan Director of Airport Services & Facility PT Angkasa Pura II (kedua kanan) menyapa penumpang taksi listrik usai peresmian di Terminal 3 Bandara Soekarno, Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 29 Mei 2019. Rencananya, Bluebird dapat mengoperasikan sebanyak 200 mobil listrik hingga 2020 mendatang. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo (kanan) dan Director of Airport Services & Facility PT Angkasa Pura II (kedua kanan) menyapa penumpang taksi listrik usai peresmian di Terminal 3 Bandara Soekarno, Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 29 Mei 2019. Rencananya, Bluebird dapat mengoperasikan sebanyak 200 mobil listrik hingga 2020 mendatang. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO-PT Angkasa Pura II bekerja sama dengan Blue Bird menghadirkan taksi listrik Blue Bird dan Silver Bird di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno - Hatta.

    BACA: Cetak Laba, Blue Bird Bagikan Dividen Rp 182,6 Miliar

    "Kerja sama antara AP II dan Blue Bird dalam menghadirkan taksi listrik ini diharapkan dapat menjadi stimulus agar konsep eco airport dapat menyentuh lebih luas lagi ke sektor lainnya di Bandara Soekarno - Hatta,” ujar Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis 30 Mei 2019.

    Awaluddin mengatakan beroperasinya taksi listrik Blue Bird semakin menegaskan konsep eco airport di Terminal 3 Soekarno-Hatta. Keberadaan taksi listrik Blue Bird ini akan membuat Terminal 3 semakin dikenal sebagai eco airport, sekaligus meningkatkan daya saing dan citra Bandara Soekarno - Hatta. "Kami yakin taksi listrik ini juga membuat standar pelayanan bandara meningkat ke level yang lebih tinggi khususnya di sektor transportasi publik.”

    BACA: Noni Purnomo Ditunjuk Jadi Direktur Utama Blue Bird

    Adapun saat ini Terminal 3 telah mengimplementasikan Intelligence Building Management System, di mana teknologi ini menjaga agar Terminal 3 beroperasi sebagai eco airport dengan mengatur pengeluaran air, penggunaan listrik, dan sebagainya.

    Sistem lainnya adalah rain water system yang bisa memanfaatkan air hujan untuk digunakan sebagai air bersih. Terminal 3 juga memiliki teknologi recycle water system yang mampu mengolah air toilet untuk kembali menjadi air toilet sehingga dapat menghemat penggunaan air.

    Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Noni Purnomo mengatakan kendaraan listrik Bluebird akan menawarkan sebuah pengalaman yang unik dalam bepergian dengan kendaraan listrik.

    Menurut Noni, kerja sama ini dapat terealisasikan seiring dengan kesamaan visi antara kedua perusahaan dalam mendukung kelestarian lingkungan, yang dimulai dari langkah kecil." Kami berharap dengan adanya armada taksi listrik kami di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta dapat menjadi dukungan dari Bluebird terhadap implementasi yang dilakukan oleh Angkasa Pura II dalam menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai Eco Airport," kata Noni.

    Sebelumnya pada akhir April 2019, PT Blue Bird Tbk telah meluncurkan mobil dengan tenaga listrik sebagai armada terbarunya untuk layanan Bluebird dan Silverbird, yaitu BYD e6 A/T dan Tesla Model X 75D A/T.

    Blue Bird berencana untuk dapat mengoperasikan sebanyak 200 mobil listrik hingga tahun 2020, dimana perusahaan akan mampu menghilangkan 434,095 kg emisi CO2 atau konsumsi BBM sebanyak 1.898.182 liter; dan dengan penambahan 2000 unit mobil listrik pada periode tahun 2020 - 2025 akan mampu menghilangkan 21.704.760 kg emisi CO2 atau setara dengan konsumsi BBM sebanyak 94.909.091 liter.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.