Mudik Lebaran, Awas Ada 6 Exit Tol Trans Jawa Potensial Macet

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik antre di gardu tol darurat di jalan tol fungsional Pejagan-Pemalang, Kertasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 9 Juni 2018. Pada H-6 kendaraan pemudik di jalan tol fungsional dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah meningkat, sehingga membuat kemacetan panjang di gardu tol darurat. ANTARA

    Kendaraan pemudik antre di gardu tol darurat di jalan tol fungsional Pejagan-Pemalang, Kertasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 9 Juni 2018. Pada H-6 kendaraan pemudik di jalan tol fungsional dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah meningkat, sehingga membuat kemacetan panjang di gardu tol darurat. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi memperkirakan ada enam titik rawan antrean kendaraan yang mesti diwaspadai saat masa mudik Lebaran. Enam titik potensial macet ini berada di pintu keluar jalan tol Trans Jawa.

    Baca juga: Diskon Tol Selama Mudik, CMNP: Pendapatan Berkurang, Tapi...

    “Exit tol pertama yang rawan antrean itu di Ciperna, Cirebon,” ujar Budi Setiyadi saat dihubungi Tempo pada Senin, 27 Mei 2019.

    Adapun titik macet kedua, menurut Budi, adalah di pintu keluar jalan tol Pejagan, Brebes. Selanjutnya, kendaraan diperkirakan berpotensi menumpuk di pintu keluar jalan tol Adiwerna, Slawi Tegal; lantas pintu keluar jalan tol Salatiga; dan terakhir pintu keluar jalan tol Colomadu, Jawa Tengah.

    Antrean kendaraan keluar jalan tol Trans Jawa yang menyebabkan kemacetan ini diprediksi terjadi saat masa puncak arus lalu-lintas, yakni pada 30 Mei. Budi menengarai, antrean di enam pintu keluar jalan tol itu bisa mencapai 500 meter hingga 1 kilometer.

    Untuk mengantisipasi penumpukan, Budi menyatakan telah bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Ia meminta pemerintah daerah mengatur skema agar lalu-lintas di luar exit tol lancar.

    “Karena yang penting adalah pengaturan di luar jalan tol, itu yang ikut menentukan macet atau tidaknya lalu-lintas,” ucap dia.

    Antisipasi lainnya, tutur Budi, ialah pemberlakuan sistem buka-tutup pintu keluar jalan tol. Pemerintah juga akan mengoptimalkan semua pintu alias gerbang tol agar beroperasi lancar saat masa mudik hingga arus balik.

    Kemudian, Budi memastikan bakal ada sejumlah petugas yang berjaga di pintu-pintu tol untuk membantu pengendara yang kehabisan saldo e-toll-nya agar perjalanan pemudik tidak terhambat. “Namun kami himbau masyarakat memastikan saldo e-toll-nya cukup agar tidak kesulitan saat akan melakukan transaksi,” ia meminta.

    Baca juga: Batik Air Terbang ke Bandara Internasional Yogyakarta 15 Mei

    Budi Setiyadi menyarankan pengemudi mengatur manajemen perjalanan selama mudik Lebaran. Selain memastikan saldo cukup, ia mengatakan menjaga kesehatan penting dilakukan. “Selain itu, harus paham benar di titik mana pemudik harus keluar dari jalan tol,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.