Mudik Lebaran, Menhub Pastikan Sebagian Ruas Tol Cisumdawu Fungsional

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan terowongan kembar pada proyek pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu, 8 Mei 2019. Mengantisipasi lonjakan pengguna jalan selama arus mudik Lebaran 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Pekerja menyelesaikan terowongan kembar pada proyek pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu, 8 Mei 2019. Mengantisipasi lonjakan pengguna jalan selama arus mudik Lebaran 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan sebagian ruas Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi - Sumedang - Dawuan) bisa digunakan sebagai tol fungsional pada masa arus mudik Lebaran 2019. "Iya jadi, sebagian 5 kilometer saja," ujar dia di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jumat, 24 Mei 2019.

    BACA: Rapat Pembahasan Tol Cisumdawu Ditunda Sampai Setelah Lebaran

    Kendati, pembahasan mengenai penggunaan jalur bebas hambatan itu batal dilaksanakan pada hari ini. Mestinya, ia bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan pembahasan itu dalam rapat koordinasi pagi hari tadi. Rapat itu ditunda lantaran personelnya kurang lengkap.

    Adapun Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan para pemudik nantinya bisa menggunakan akses jalur bebas hambatan dari Cileunyi ke Terowongan Cisumdawu di Rancakalong. Kendati, Ridwan mengatakan ada kendala dalam pembangunan jalan tol tersebut.

    BACA: Tampung Arus Mudik Lebaran, Tol Cisumdawu Dibuka 5,5 Km

    Ridwan memastikan sepanjang sekitar lima kilometer jalan tol itu sudah siap dipergunakan sebagai jalur fungsional. "Enggak ada masalah, hanya nanti tinggal diatur petugas di lapangan," ujar dia.

    Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan penggunaan ruas jalan tol itu diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan pengguna jalan selama arus mudik Lebaran 2019. Dari laporan Satuan Kerja Tol Cisumdawu, ia berujar ruas Rancakalong-Sumedang (seksi II) telah siap digunakan untuk mudik. 

    “Cisumdawu yang sudah siap sepanjang 5,5 kilometer,” kata Iwa di Bandung, Senin 15 April 2019. Adapun, Tim Satuan Kerja tengah menyiapkan akses dari di wilayah Tanjungsari dan Rancakalong serta Sumedang. “Sekarang sedang disiapkan akses masuk dan keluar tolnya, sudah signifikan nanti akan tersambung ke jalan provinsi."

    Iwa menuturkan terowongan kembar Cisumdawu di daerah Rancakalong hanya akan digunakan satu sisi dari arah Bandung ke Cirebon. Satu terowongan belum difungsikan meski sudah tuntas karena memerlukan beberapa persiapan utilitas seperti rambu dan lain-lain. "Yang difungsikan masih satu arah, dari Bandung ke Cirebon,”katanya.

    Meski satu terowongan yang dipakai, Iwa menilai arus mudik ke arah Cirebon bisa memiliki dua alternatif utamanya menuju ke Sumedang. Pertama ruas tol Cisumdawu dan satu lagi jalan nasional via Cadas Pangeran. “Nanti detil pengaturannya oleh Dishub, tapi ini bisa difungsikan."

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.