Jokowi Menang Pemilu, Properti akan Terdongkrak Infrastruktur

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Dirut BTN Maryono (ketiga kiri) meninjau rumah contoh perumahan Persatuan Pencukur Rambut Garut (PPRG) di Garut, Jawa Barat, Sabtu, 19 Janauri 2019. Pemerintah mewujudkan program sejuta rumah memberikan akses KPR bersubsidi untuk pekerja sektor informal yang bergabung dalam komunitas PPRG melalui Fasilitas Likuiditas  Pembiayaan Perumahan. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Dirut BTN Maryono (ketiga kiri) meninjau rumah contoh perumahan Persatuan Pencukur Rambut Garut (PPRG) di Garut, Jawa Barat, Sabtu, 19 Janauri 2019. Pemerintah mewujudkan program sejuta rumah memberikan akses KPR bersubsidi untuk pekerja sektor informal yang bergabung dalam komunitas PPRG melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta -Pasca pengumuman keputusan KPU dan kemenangan pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin, pengembang mengatakan properti bakal berkembang terdongkrak infrastruktur.

    BACA: Jokowi Menang Pilpres, Gibran Mencuit: Madunya Kakak

    Direktur Ciputra Grup Harun Hajadi mengatakan keputusan KPU sebenarnya telah diantisipasi pasar dan sudah antiklimaks. Pasar properti, katanya, lebih banyak dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi makro.

    “Jika pertumbuhan baik, maka tidak ragu properti dipastikan akan bagus. Saya optimistis terhadap pergerakan pasar nantinya dilihat dari  investasi jangka panjang Presiden kita di infrastruktur,  akan membuahkan hasil 2 tahun mendatang," tuturnya pada Bisnis, Selasa, 21 Mei 2019.

    BACA: Jokowi Tunjuk Komisaris Freeport jadi Kepala Badan Siber Negara

    Menurut Harun, investasi tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. "Di situ nanti akan banyak yang menikmati hasil dari pertumbuhan infrastruktur, termasuk industri properti. Investasi di infrastruktur kan returnnya tidak langsung secara perlahan pasti terlihat," ujarnya optimistis.

    Ramdani Basri, Direktur Utama PT Nusantara Infrastructure Tbk. sebelumnya optimistis presiden terpilih akan membawa infrastruktur lebih berkembang.

    "Saya optimistis Indonesia akan jadi negara besar, presidennya (Jokowi) punya komitmen dia memberikan contoh yang baik."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.