OJK Imbau Pegawai Tidak Ikut Aksi Unjuk Rasa 22 Mei

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Kiri-kanan) Direktur Hubungan Masyarakat OJK Hari Tangguh Wibowo dan Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sarjito saat menggelar konferensi pers mengenai pedoman iklan layanan dan produk keuangan di Gedung Soemitro OJK, Jakarta Pusat, Selasa 16 April 2019. TEMPO/Dias Prasongko

    (Kiri-kanan) Direktur Hubungan Masyarakat OJK Hari Tangguh Wibowo dan Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sarjito saat menggelar konferensi pers mengenai pedoman iklan layanan dan produk keuangan di Gedung Soemitro OJK, Jakarta Pusat, Selasa 16 April 2019. TEMPO/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mengeluarkan himbauan ke kepada seluruh pegawai untuk tidak ikut serta dalam aksi unjuk rasa. Hal itu, merupakan antisipasi pengamanan sehubungan dengan aksi massa pada 22 Mei 2019 terkait penyampaian hasil Pemilihan Umum.

    BACA: Massa Aksi 22 Mei Bubar, Nyaris Bentrok Dengan Polisi

    OJK juga menghimbau pegawai untuk menghindari titik - titik rawan. "Diantaranya Gedung KPU, Gedung Bawaslu, DPR dan MPR, Lingkar Monas, termasuk area Obvitnas khususnya Perkantoran strategis, SCBD & Mega Kuningan dan Mall," kutip dari berita internal OJK, Rabu, 22 Mei 2019.

    Selain itu, pegawai juga perlu menghindari menyebarkan berita yang belum jelas sumbernya dan memicu timbulnya konflik. Disarankan untuk tidak melakukan perjalanan dinas atau kegiatan di luar kantor.

    OJK juga meminta untuk membawa barang pribadi seperlunya dan tidak mencolok. "Apabila terjadi keadaan darurat dapat menginformasikan kepada atasan
    atau Bagian Pengamanan OJK ke nomor 0811xxxxx ," kutip berita internal itu.

    BACA: Pembakaran di Asrama Brimob Petamburan, Jalan KS Tubun Ditutup

    Dalam rilis itu, juga tercantum tips saat terjebak kerusuhan yang dikeluarkan Departemen Logistik OJK. Pertama, tetap tenang, menjauh dari massa dan jangan terprovokasi, serta terlibat dalam kerusuhan.

    Kedua, kenali area di mana Anda berada, khususnya di area sekat dengan area demonstrasi. "Ketiga, cari jalur alternatif untuk penyelamatan dan tempat aman," kutip berita internal itu. Keempat, tetap berkendara sesuai aturan dan jangan menyembunyikan klakson, kecuali benar-benar dibutuhkan.

    Mengenai himbauan 'security alert' OJK ini sudah dikonfirmasi ke juru bicara OJK, Sekar Putih, pada Rabu pagi, 22 Mei 2019. 

    Baca berita tentang Unjuk Rasa lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.