Tiket Pesawat Mahal, 5 Persen Anggota Asosiasi Travel Mundur

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung tengah berburu tiket pada Astindo Travel Fair di Jakarta Convention Center, Jumat, 22 Februari 2019. Selain tiket pesawat murah, berbagai paket tour juga ditawarkan. TEMPO/Tony Hartawan

    Pengunjung tengah berburu tiket pada Astindo Travel Fair di Jakarta Convention Center, Jumat, 22 Februari 2019. Selain tiket pesawat murah, berbagai paket tour juga ditawarkan. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah anggota Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) menyatakan menarik diri dari kelompok biro agen perjalanan setelah harga tiket pesawat melambung akhir-akhir ini. Sekretaris Jenderal DPP, Titus Indrajaya, mengatakan anggota yang menyatakan mundur sampai saat ini berjumlah 5 persen. 

    Simak: Mudik Lebaran, Penjualan Tiket Pesawat Diprediksi Naik 300 Persen

    “Sementara itu, anggota kami seluruhnya 7.000 travel agent,” ujarnya di Hotel Millenium, Rabu petang, 24 April 2019. Itu berarti, menurut catatan Titus, biro perjalanan yang telah melepas keanggotaan ASITA-nya berjumlah 350 agen. 

    Mundurnya para anggota ini dihitung sejak Januari hingga April 2019. Rata-rata mereka mengundurkan diri lantaran telah merugi. Selain itu, ada pula agen perjalanan yang telah menyederhanakan usahanya ke bisnis lain atau beralih potensi.

    Adapun para agen yang meminta undur diri dari keanggotaan ASITA ini umumnya melaporkan permintaan pencabutan nomor induk di asosiasi. Para agen juga akan menyertakan permohonan undur diri melalui surat resmi yang dilayangkan kepada pengurus perkumpulan.

    Saat ini, rata-rata pengusaha biro perjalanan, ujar Titus, merugi lantaran bisnis mereka hanya berfokus menjual tiket pesawat. Dari 7.000 anggota ASITA, terhitung 60 persen di antaranya melayani penjualan tiket penerbangan saja. Ditambah, sebelum merugi karena harga tiket, biro travel lebih dulu mengeluhkan bisnis mereka telah tergerus oleh penyedia jasa pariwisata daring atau online travel agent 

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.