Berikut Panduan Lengkap dan Rinci Cara Membeli Rumah Bersubsidi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melihat maket perumahan di pameran REI Mandiri Property Expo 2018 di JCC, Jakarta, Senin, 19 November 2018. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Perusahaan Realestat Indonesia bekerja sama dengan Bank Mandiri ini menawarkan berbagai promo rumah bersubsidi. TEMPO/Tony Hartawan

    Pengunjung melihat maket perumahan di pameran REI Mandiri Property Expo 2018 di JCC, Jakarta, Senin, 19 November 2018. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Perusahaan Realestat Indonesia bekerja sama dengan Bank Mandiri ini menawarkan berbagai promo rumah bersubsidi. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Semakin mahalnya harga properti, membuat orang berpikir ulang untuk membeli rumah. Tak perlu khawatir, memiliki rumah sudah semakin mudah karena Pemerintah menyediakan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR), khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. 

    Simak: REI Usulkan Pembiayaan Rumah ASN, TNI dan Polri Tanpa BI Checking

    KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) memang ditujukan guna memenuhi perumahan bagi rakyat. Dikutip dari website resmi Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan, berikut adalah persyaratan untuk mengajukan KPR FLPP.

    1. Penerima adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia;
    2. Penerima telah berusia 21 tahun atau telah menikah;
    3. Penerima maupun pasangan (suami/istri) belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah;
    4. Gaji/penghasilan pokok tidak melebihi Rp4 juta untuk Rumah Sejahtera Tapak dan Rp7 juta untuk Rumah Sejahtera Susun;
    5. Memiliki masa kerja atau usaha minimal 1 tahun;
    6. Memilki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku.

    Selain persyaratan yang telah disebutkan, ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi.

    1. Form aplikasi kredit dilengkapi dengan pasfoto terbaru pemohon dan pasangan;
    2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pemohon dan Pasangan, Fotocopy Kartu Keluarga, Fotocopy Surat Nikah/Cerai;
    3. Slip Gaji Terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan, fotocopy Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Tetap atau Surat Keterangan Kerja (bagi pemohon pegawai);
    4. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP,) dan Surat Keterangan Domisili serta Laporan Keuangan 3 bulan terakhir (bagi pemohon wiraswasta);
    5. Fotocopy ijin praktek (bagi pemohon profesional);
    6. Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
    7. Fotocopy rekening koran atau tabungan 3 bulan terakhir;
    8. Surat pernyataan belum memiliki rumah dari pemohon dan pasangan;
    9. Surat pernyataan belum pernah menerima subsidi untuk pemilikan rumah dari pemerintah yang dibuat pemohon dan pasangan.

    Setelah melengkapi beberapa persyaratan sebagai pemerima KPR FLPP, Anda bisa menentukan lokasi rumah yang ingin dibeli dengan datang langsung ke pengembang yang membangun rumah FLPP agar dapat mengetahui kondisi kawasan hunian tersebut.

    Kemudian pastikan juga dengan mendatangi langsung ke Bank Pelaksana penyalur KPR FLPP untuk informasi lokasi rumah yang terkait FLPP dan menghitung kemampuan mengangsur kredit, serta fasilitas-fasilitas lainnya.

    Setelah itu, Anda bisa melakukan akad kredit dengan Bank Pelaksana yang telah Anda tentukan, apabila permohonan kredit anda sudah disetujui oleh Bank. 

    Selanjutnya, anda bisa menempati rumah tersebut dan membayar angsuran setiap bulannya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.