Dolar AS Menguat, Rupiah Terkoreksi di Penutupan Sore Ini

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang Rupiah. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Ilustrasi mata uang Rupiah. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore terkoreksi 53 poin menjadi Rp 13.973 per dolar AS dari sebelumnya Rp 13.920 per dolar AS dipicu penguatan dolar AS.

    BACA: Kurs Jisdor Rupiah Hari Ini Melemah ke 13.978 per Dolar AS

    "Hari ini rupiah terkoreksi karena indeks dolarnya sedang menguat," kata analis pasar uang Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi di Jakarta, Kamis, 7 Februari 2019.

    Dini menuturkan, Euro melemah karena proyeksi perlambatan ekonomi, sedangkan Poundsterling melemah karena masalah Brexit. "Pelemahan dua mata uang asing ini mendongkrak kekuatan dolar. Imbasnya, dolar menguat terhadap rupiah," ujar Dini.

    Ia mengatakan, rupiah masih konsolidasi di area Rp13.900-an dimana terdapat peluang penguatan lebih lanjut.

    BACA: Darmin Nasution: Rupiah Masih Bisa Lebih Kuat

    Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi sendiri dibuka melemah Rp 13.930 per dolar AS kemudian terus bergerak melemah. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.930 per dolar AS hingga Rp 13.979 per dolar AS.

    Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan, mata uang rupiah melemah menjadi Rp 13.978 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.947 per dolar AS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lembaga Survei: 5 Hal Penting dalam Quick Count Pilpres 2019

    Perkumpulan Survei Opini Publik angkat bicara soal quick count di Pemilu dan Pilpres 2019 yang diragukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.