Prabowo Mengaku Sulit Cari Pinjaman Bank dan Susah Jual Aset

Calon presiden Prabowo Subianto saat menerima dukungan dari Purnawirawan yang tergabung dalam Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 31 Januari 2019. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku kesulitan mencari pinjaman uang ke bank. Tidak hanya berutang, dia juga mengaku susah menjual aset-asetnya. 

Baca: Prabowo Sebut 25 Persen Anggaran Pemerintah Bocor

Prabowo mengatakan bahwa pasangannya Sandiaga Uno pun tak beda dengan dirinya. Oleh karena itu, tidak heran Prabowo dan Sandiaga selalu menggunakan paket hemat untuk berkampanye. 

“Mau dagang susah, jual aset susah, temen-temen juga susah, Sandiaga juga susah. Ini negara punya siapa? Punya genderuwo,” katanya saat menghadiri acara ulang tahun Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Jakarta, Rabu, 6 Februari 2019.

Prabowo menjelaskan bahwa kondisi yang ia alami ini bertolak belakang dengan orang-orang yang telah mencuri uang rakyat, karena malah dilayani oleh perbankan. Padahal, dirinya berhak mendapat perlakuan sama. 

“Hei elite. Jelek-jelek gini saya pernah pertaruhkan diri buat negara. Saya mau minjam duit tidak dilayani, tapi mereka yang ngemplang uang rakyat dilayani terus,” kata Prabowo. Hal itu pula yang disebutnya membuat baliho atau iklan-iklan tentang Prabowo-Sandi jarang terlihat saat masa kampanye belakangan ini.

Meski begitu Prabowo mengaku tidak begitu khawatir karena banyak relawan yang ikut berkontribusi. Selain itu, ia menilai pendukungnya militan.

Prabowo sebelumnya juga pernah bicara kesulitannya mengajukan kredit ke bank-bank di Indonesia. Padahal, dia adalah mantan perwira tinggi dan telah berjuang mati-matian untuk Indonesia. Oleh karena itu, jika terpilih menjadi presiden nanti, Pabowo akan memberikan kemudahan pinjaman tanpa pandang bulu.

Sebelumnya Prabowo juga  mengatakan Indonesia merupakan negara yang kaya tapi bermasalah karena kekayaannya banyak yang dilarikan ke luar negeri dan habis dikorupsi. Dalam hitungannya, Prabowo memperkirakan, sebanyak 25 persen anggaran pemerintah Indonesia bocor.

Prabowo menyebut salah satu akibat dari maraknya mark up atau penggelembungan harga yang dilakukan oknum-oknum. Dengan hitungan 25 persen kebocoran dari anggaran pemerintah Indonesia yang mencapai Rp 2.000 triliun, maka hampir Rp 500 miliar uang yang hilang.

“Bayangkan jembatan harganya Rp 100 miliar ditulis Rp 150, 200, 300 miliar. Dan ini terjadi terus menerus,” ucap Prabowo.

Baca: Prabowo Sedih Lulusan SMA Hanya Jadi Pengemudi Ojek

BISNIS






Terpopuler: Profil Mochtar Riady Pemilik Meikarta, YLKI Tanggapi Bos BCA Tolak Ganti Duit Rp 320 Juta

12 jam lalu

Terpopuler: Profil Mochtar Riady Pemilik Meikarta, YLKI Tanggapi Bos BCA Tolak Ganti Duit Rp 320 Juta

Berita terpopuler bisnis pada Kamis, 26 Januari 2023 dimulai dari rekam jejak Mochtar Riady, pemilik Meikarta yang menggugat konsumen Rp 56 miliar.


Bertemu Bobby Nasution, Prabowo Sebut Kota Medan Kini Semakin Maju

12 jam lalu

Bertemu Bobby Nasution, Prabowo Sebut Kota Medan Kini Semakin Maju

Menurut Prabowo, Gerindra selama ini terus memonitor kinerja Bobby Nasution sejak dilantik menjadi wali kota pada 26 Februari 2021.


Indonesia Jadi Tuan Rumah Beragam Acara Sport Tourism, Diharapkan Genjot Kunjungan Wisman

1 hari lalu

Indonesia Jadi Tuan Rumah Beragam Acara Sport Tourism, Diharapkan Genjot Kunjungan Wisman

Penyelenggaraan wisata berbasis olahraga atau sport tourism ini diperkirakan akan mendatangkan wisatawan hingga 100-120 ribu.


Kunjungan Turis di Turki Kalahkan Indonesia, Sandiaga Beberkan Penyebabnya

1 hari lalu

Kunjungan Turis di Turki Kalahkan Indonesia, Sandiaga Beberkan Penyebabnya

Sandiaga Uno menjelaskan sejumlah fakta soal penilaian tentang kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Indonesia yang kalah jauh dengan Turki.


Sinyal Kebangkitan Pariwisata Usai Karpet Merah untuk Turis Cina Dibentangkan

1 hari lalu

Sinyal Kebangkitan Pariwisata Usai Karpet Merah untuk Turis Cina Dibentangkan

Kedatangan dua ratusan turis Cina di Bali menumbuhkan optimisme industri pariwisata segera pulih setelah mati suri selama dua tahun belakangan ini.


Komisi Eropa Diminta Usaha Tingkatkan Pengiriman Gas dari Azerbaijan

1 hari lalu

Komisi Eropa Diminta Usaha Tingkatkan Pengiriman Gas dari Azerbaijan

Komisi Eropa diminta mengalokasikan dana untuk pengembangan infrastruktur yang memungkinkan peningkatan pengiriman gas dari Azerbaijan ke Uni Eropa.


Tepis Isu Hengkang ke Partai Lain, Sandiaga Uno: Saya Tetap Kader Gerindra

1 hari lalu

Tepis Isu Hengkang ke Partai Lain, Sandiaga Uno: Saya Tetap Kader Gerindra

Sandiaga Uno menepis isu hengkang dari partai politik besutan Prabowo Subianto tersebut. Sebagai pengurus Gerindra, Sandiaga mengaku berstatus kader.


Bertemu Prabowo, Gibran Bilang Disarankan Maju Pilgub DKI

2 hari lalu

Bertemu Prabowo, Gibran Bilang Disarankan Maju Pilgub DKI

Saran dari Prabowo dilontarkan saat Gibran meminta pertimbangan kepada Prabowo soal Pilgub.


Sejumlah Fakta Seputar Rumah Menteri di IKN yang Telan Biaya Rp 537,1 Miliar

2 hari lalu

Sejumlah Fakta Seputar Rumah Menteri di IKN yang Telan Biaya Rp 537,1 Miliar

Rumah tapak jabatan menteri yang akan dibangun di IKN menelan biaya Rp 537,1 Miliar. Seperti apa fakta rumah tapak jabatan menteri itu? Simak deretan faktanya.


Kemenperin: Realisasi Anggaran 2022 Capai 98,13 Persen, Sekitar Rp2,53 Triliun

2 hari lalu

Kemenperin: Realisasi Anggaran 2022 Capai 98,13 Persen, Sekitar Rp2,53 Triliun

Kementerian Keuangan menggelontorkan anggaran sebesar Rp2,582 triliun kepada Kemenperin untuk menjalankan programnya.