Bandara Adi Soemarmo Diselimuti Kabut Tebal, Tutup Hampir 1,5 Jam

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jemaah calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 asal Kabupaten Tegal antre memasuki pesawat di Bandar Udara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 17 Juli 2018. Sebanyak 359 calon haji asal Tegal yang tergabung dalam kloter pertama diberangkatkan menuju Tanah Suci Mekah melalui bandara tersebut. ANTARA

    Jemaah calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 asal Kabupaten Tegal antre memasuki pesawat di Bandar Udara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 17 Juli 2018. Sebanyak 359 calon haji asal Tegal yang tergabung dalam kloter pertama diberangkatkan menuju Tanah Suci Mekah melalui bandara tersebut. ANTARA

    TEMPO.CO, Boyolali -Bandara Adi Soemarmo Boyolali sempat tutup selama lebih dari satu jam, yaitu mulai pukul 06.00-07.23 WIB, Kamis,  akibat kabut tebal. "Tadi sempat 'close' sekitar satu jam, ini sudah normal lagi," kata Pejabat Humas Bandara Adi Soemarmo Danar Dewi di Boyolali, Kamis, 24 Januari 2019.

    BACA: Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Kertajati Siap April 2019

    Ia mengatakan akibat kabul tebal, pada saat itu jarak pandang hanya sekitar 200 meter sehingga tidak memungkinkan bagi pilot untuk tetap mengoperasikan pesawat.

    Menurut dia, pada kurun waktu tersebut ada empat penerbangan, yaitu Citilink rute Jakarta dengan penumpang 84 orang, Sriwijaya Air rute Jakarta berpenumpang 68 orang, dan dua penerbangan Lion Air rute Jakarta dengan penumpang 76 orang dan Denpasar berpenumpang 116 orang. Akibatnya, empat penerbangan tersebut harus ditunda hingga kondisi normal.

    BACA: Menhub Sebut Bandara Baru Yogyakarta untuk Menunjang Pariwisata

    Ia mengatakan Citilink dengan nomor penerbangan QG763 tersebut seharusnya berangkat dari Solo pada pukul 06.00 WIB, Lion Air rute Jakarta dengan nomor penerbangan JT531 seharusnya berangkat pukul 06.10 WIB.

    Selain itu, Sriwijaya Air rute Jakarta dengan nomor penerbangan SJ211 seharusnya berangkat pukul 06.35 WIB dan Lion Air rute Denpasar dengan nomor penerbangan JT924 seharusnya berangkat pukul 06.00 WIB.

    "Tadi penumpang juga kondusif, mereka memahami 'delay'-nya akibat cuaca buruk. Jadi tidak ada protes juga," katanya.

    Sedangkan pada saat yang sama, sesuai jadwal seharusnya ada penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta yang mendarat di bandara tersebut. "Karena cuaca tersebut, pesawat sempat 'holding' (berputar-putar, red) sebentar tetapi akhirnya bisa mendarat dengan selamat," katanya.

    Menurut dia, pembukaan bandara kembali dilakukan sekitar pukul 07.23 WIB bersamaan dengan normalnya jarak pandang, yaitu sekitar 1,6 kilometer.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.