PT Phapros Resmi Terdaftar di Bursa Saham

Reporter

Ilustrasi saham. REUTERS/Toru Hanai

TEMPO.CO, Jakarta -Perusahaan nasional yang membuat produk-produk farmasi, PT Phapros, secara resmi terdaftar di bursa saham pada 26 Desember sebagai perusahaan ke-57 yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018.

BACA: Terdorong Window Dressing, IHSG Menguat ke 6.173

"Perusahaan yang berdiri pada 1954 itu memulai produksi pada 1957 termasuk obat anti mabuk yang terkenal sejak tahun 1970an," kata Direktur Utama PT Phapros Tbk Barokah Sri Utami saat berkunjung ke Kantor Berita Antara di Jakarta, Jumat.

Dengan terdaftarnya perusahaan itu pada bursa saham, pihaknya akan terus mengembangkan usaha termasuk menghasilkan produk-produk herbal yang memiliki keunggulan dibandingkan dengan produk-produk sebelumnya.

Produk yang akan dibuat, lanjut dia, akan lebih baik dari obat-obatan sebelumnya dengan "brand" yang baru termasuk produk-produk yang bermanfaat bagi konsumen saat dalam perjalanan jauh seperti produk herbal anti masuk angin yang tidak membuat rasa ngantuk.

"Inilah pekerjaan rumah membangun 'brand' baru yang akan kami lakukan bekerja sama dengan Antara. Penamaan 'brand' ini masih dalam proses," kata Sri Utami yang didampingi oleh beberapa stafnya termasuk Direktur Keuangan Phapros Heru Marsono dan Direktur Independent perusahaan tersebut Frans Hutabarat.

Sri menjelaskan Phapros dan Antara sudah bekerja sama sejak Januari 2018 dan ingin meningkatkan kerja sama tersebut terutama dalam upaya mengenalkan kepada masyarakat terkait posisinya di bursa saham serta memantau kebutuhan produk-produk tersebut di pasar agar dapat menjadi perusahaan yang memiliki daya saing tinggi.

"Kami juga menginginkan kerja sama ini dapat meningkatkan harga saham perusahaan antara lain dengan membuat analisa yang mendalam, menjaga posisi perusahaan di bursa saham serta pemberitaan yang memberi pengaruh positif terhadap perusahaan," katanya pada pertemuan yang diterima langsung oleh Direktur Komersial dan Bisnis Perum LKBN Antara, Hempi N Prajudi.

Sementara itu Direktur Komersial dan Bisnis Antara, Hempi N Prajudi, menyambut baik keinginan Phapros untuk terus meningkatkan kerja sama terutama di bidang media monitoring yang telah berlangsung selama satu tahun.

Baca berita tentang saham lainnya di Tempo.co.

Pada kesempatan tersebut Hempi juga menawarkan model bisnis baru Antara yang dikenal dengan Layanan Media dan Komunikasi yang terintegrasi yang meliputi bidang pendidikan jurnalistik, layanan distribusi berita, layanan komunikasi dan jasa penyewaan gedung pertemuan serta layanan data dan penjualan.






Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

3 hari lalu

Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

Analis Trimegah Sekuritas Rovandi menanggapi kabar operator bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya, bakal IPO tahun depan.


Bank Raya (AGRO) Rights Issue 2,32 Miliar Saham, BRI Akan Serap Semuanya

3 hari lalu

Bank Raya (AGRO) Rights Issue 2,32 Miliar Saham, BRI Akan Serap Semuanya

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) berencana melakukan rights issue.


IHSG Ditutup Melemah di Akhir Pekan, Saham Big Caps Terlaris

3 hari lalu

IHSG Ditutup Melemah di Akhir Pekan, Saham Big Caps Terlaris

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun tipis 0,02 persen pada perdagangan Jumat, 2 Desember 2022.


Sepekan Saham GOTO Anjlok ke Level ARB, Ada Apa?

4 hari lalu

Sepekan Saham GOTO Anjlok ke Level ARB, Ada Apa?

Saham GOTO kembali memberatkan pergerakan IHSG dengan penurunan hingga auto rejection bawah (ARB) pada perdagangan Jumat, 2 Desember 2022.


Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

4 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 7.020,8, atau turun 0,85 persen dibandingkan angka penutupan kemarin, (7.081,3).


Kaesang Pangarep Beberkan Alasan Tak Tertarik Beli Saham Teknologi: Capek, Boncos Banyak

5 hari lalu

Kaesang Pangarep Beberkan Alasan Tak Tertarik Beli Saham Teknologi: Capek, Boncos Banyak

Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, blak-blakan menyatakan dirinya tak mau lagi berinvestasi saham emiten sektor teknologi. Ini sebabnya.


IHSG Diprediksi Menguat, Samuel Sekuritas: Saham BBNI hingga INCO Patut Dicermati

5 hari lalu

IHSG Diprediksi Menguat, Samuel Sekuritas: Saham BBNI hingga INCO Patut Dicermati

PT Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada hari ini, Kamis, 1 Desember 2022, akan menguat.


Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

5 hari lalu

Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

Kaesang Pangarep selaku pendiri dan brand ambassador Saham Rakyat menargetkan satu juta nasabah pada tahun 2023. Apa strateginya?


Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

5 hari lalu

Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

Kaesang Pangarep, mengatakan untung dan rugi saat investasi saham adalah hal yang wajar.


Gaet Ultra Voucher, Transaksi di Saham Rakyat Kini Bisa Dapat Bonus Poin

5 hari lalu

Gaet Ultra Voucher, Transaksi di Saham Rakyat Kini Bisa Dapat Bonus Poin

Dengan kerja sama tersebut, Saham Rakyat sekarang tidak hanya menawarkan potensi margin dari aktivitas jual-beli saham.