IHSG Bakal Kembali Melemah Ikuti Pergerakan Bursa Global

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Laju gerak Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG masih berpotensi kembali melemah pada perdagangan hari ini. Analis CSA Research, Reza Priyambada mengatakan pelemahan bisa terjadi jika sentimen dari pergerakan saham global dan rupiah cenderung negatif.

    Baca: Sentimen Global Tak Mendukung, IHSG Berpeluang Terkoreksi

    "Kembali menjauhinya IHSG terhadap batas upper bollinger band telah membuka peluang akan terjadinya pelemahan lanjutan," kata Reza dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018.

    Pada perdagangan Senin kemarin IHSG ditutup melemah 0,24 persen ke level 6111.360. Sejak awal perdagangan dibuka, IHSG langsung tertekan ke zona merah meski di akhir penutupan terlihat menguat namun tak berhasil melampaui nilai seperti awal pembukaan. Akibatnya, dana asing sebanyak Rp 1 triliun tercatat keluar.

    Selain itu, kembali melemahnya laju rupiah di pasar sekunder kemarin juga ikut menekan laju IHSG. Sejumlah pelemahan bursa saham global yang melemah pada penutupan perdagangan akhir pekan juga berimbas cukup signifikan. Kondisi ini juga dibarengi dengan pelemahan pasar obligasi yang ditandai dengan meningkatnya imbal hasil.

    Reza memperkirakan IHSG pada perdagangan hari ini akan dapat bertahan di atas level support 6.077-6.095. Sedangkan, level resisten diharapkan dapat menyentuh pada kisaran 6.128-6.135.

    Baca: Investor Asing Beli Bersih Rp 599,14 M, IHSG Ditutup Menguat

    Lebih jauh Reza juga berharap laju bursa saham Amerika Serikat yang positif dan adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri terutama dari berita emiten diharapkan dapat menjadi senitimen positif untuk kembali mengangkat IHSG. Ia berharap aksi jual dapat lebih berkurang sehingga dapat mengurangi penurunan IHSG. "Antisipasi berbagai sentimen yang ada dan tetap cermati sentimen yang ada," kata Reza.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.